kpkgg
lifestyle

Permintaan ANW kepada Betrand Peto Terkait Kasus Dugaan Kekerasan Tanpa Harapan Ganti Rugi

Korban dari kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual, ANW, menyampaikan bahwa dia tidak menginginkan ganti rugi finansial, apalagi berupaya mencari popularitas dengan kasus yang dihadapinya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh tim kuasa hukum ANW, Nathaniel Hutagaol dan Tua Ambarita.

“Sejak awal, kami tidak pernah menuntut kompensasi atau sepeser pun dari pihak terlapor. Kami juga tidak berniat untuk mencari perhatian publik. Ini adalah hal yang perlu kami tegaskan. Fokus kami adalah pada penegakan hukum,” jelas Nathaniel.

Menyikapi isu hoaks yang beredar seputar ANW, kuasa hukum sudah mengidentifikasi beberapa akun yang diduga menyebarkan fitnah terhadap klien mereka.

Mereka mengisyaratkan bahwa ANW mungkin akan mengambil langkah hukum terhadap akun-akun tersebut karena telah merugikan dan menyebarkan informasi yang tidak benar.

“Bagi masyarakat yang telah menghujat dan memfitnah klien kami secara terbuka di media, kami sudah mengumpulkan beberapa nama dan akun. Kami akan bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Tua Ambarita kepada wartawan, yang dikutip pada Minggu (1/11/2026).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai identitas akun-akun tersebut, Tua mengindikasikan bahwa mereka tidak akan membocorkannya secara rinci.

“Biarlah itu menjadi rahasia kami. Yang pasti, kami tetap meyakini bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap,” lanjutnya.

Nama Betrand Peto masih menjadi sorotan publik seiring dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dialamatkan kepadanya terhadap korban yang dikenal dengan inisial ANW.

Meskipun proses hukum masih berlangsung, ANW sering kali menghadapi komentar negatif dari netizen.

Menurut Nathaniel Hutagaol, kuasa hukum ANW, kliennya sering kali dicemooh dan dianggap berhalusinasi karena melaporkan kasus tersebut.

“Di mana-mana, orang-orang mengatakan bahwa dia mengada-ada, dia berhalusinasi. Sangat menyedihkan melihat korban dipandang seperti itu. Lalu, siapa yang akan melindungi mereka?” ucap Nathaniel kepada wartawan, yang dikutip pada Selasa (27/10/2026).

Nathaniel menanggapi situasi ini dengan serius. Dia menegaskan bahwa dia berbicara bukan hanya sebagai kuasa hukum ANW, tetapi juga sebagai anggota masyarakat yang memiliki rasa empati dan memiliki saudara perempuan.

“Saya ingin menyampaikan bahwa tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan seksual di masyarakat kita,” tegasnya.

➡️ Baca Juga: Dapatkan Penghasilan Online Melalui Jasa Optimasi Kecepatan Loading Website

➡️ Baca Juga: Kepala BNPB: 1 Tewas dan 1 Terluka Akibat Gempa M7,6 di Sulut dan Malut

Related Articles

Back to top button