Arema FC Terkalahkan Bali United, Pelatih Andre Caldas Ungkap Penurunan Mental Pemain Setelah Gol Kedua

Pelatih sementara Arema FC, Andre Caldas, mengemukakan pandangannya tentang penurunan mental yang dialami oleh para pemainnya, sebagai faktor utama di balik kekalahan 1-3 dari Bali United dalam laga pekan kedelapan BRI Super League. Pertandingan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, Andre menjelaskan bahwa timnya sebenarnya memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dulu. Namun, mental skuad Singo Edan langsung terguncang ketika Bali United berhasil mencetak gol kedua menjelang akhir babak pertama.
“Gol pertama Bali United tercipta pada menit ke-40, dan kami memiliki kesempatan untuk mencetak gol yang tak bisa dimanfaatkan. Namun, setelah gol kedua pada menit ke-45, mental pemain kami langsung menurun drastis,” ungkap Andre.
Pada babak pertama, Bali United berhasil unggul dua gol berkat aksi Marko Dugandzic di menit ke-40 dan Irfan Jaya di menit ke-45. Andre menambahkan bahwa staf pelatih telah berusaha meningkatkan moral pemain dan melakukan perubahan strategi di ruang ganti saat jeda, dengan harapan agar tim bisa bangkit di babak kedua.
Usaha tersebut sempat menunjukkan tanda-tanda positif dengan peningkatan semangat di lapangan. Namun, Bali United kembali memperlebar jarak skor setelah gol Teppei Yachida pada menit ke-67. Situasi Arema semakin sulit setelah Alfeandra Dewangga menerima kartu merah pada menit ke-74.
Meski harus bermain dengan sepuluh pemain, Arema berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Careca pada menit ke-79. Namun, malapetaka kembali menghampiri tim ketika Julian Guevara juga diusir keluar lapangan akibat kartu merah pada menit ke-90+2, membuat Arema harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.
Kendati merasa kecewa dengan hasil buruk di hadapan pendukungnya, Andre menegaskan bahwa kegagalan ini tidak sepenuhnya menjadi beban bagi para pemain. Ia mengambil tanggung jawab penuh atas hasil yang kurang memuaskan tersebut dan berkomitmen untuk memperbaiki keadaan.
“Ini merupakan saat yang sulit bagi kami dan menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di masa mendatang. Seperti yang kalian ketahui, selama saya berada di sini, saya bersedia bertanggung jawab,” tutup Andre.
➡️ Baca Juga: Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi Karena Diduga Sebar Petunjuk Pembuatan Bom Molotov
➡️ Baca Juga: Erin Pede Menyatakan Tak Bersalah atas Tuduhan Penganiayaan ART, Siapkan Bukti Kuat




