Jenderal Maruli Berbicara Terkait Isu Calon Panglima TNI yang Mengemuka Saat Ini

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, memberikan tanggapannya mengenai isu yang berkembang terkait namanya sebagai salah satu calon Panglima TNI. Ia menyatakan bahwa ia tidak merasa keberatan dengan spekulasi tersebut.
Jenderal Maruli menjelaskan bahwa sesuai dengan ketentuan yang ada, semua kepala staf yang sedang menjabat memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi calon Panglima TNI.
“Ya, tidak ada masalah. Semua yang terdaftar adalah calon. Setiap kepala staf berpotensi menjadi calon,” ungkap Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Ia menambahkan bahwa dirinya menganggap hal ini sebagai sesuatu yang wajar ketika namanya dikaitkan dengan posisi Panglima TNI yang akan datang.
“Ya, saya rasa itu hal yang biasa,” tambahnya.
Sebagai tambahan, Maruli adalah lulusan Akademi Militer tahun 1992 yang berasal dari kecabangan infanteri, khususnya Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra. Jabatan terakhir jenderal bintang empat ini adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Baru-baru ini, Maruli juga dianugerahi Tanda Kehormatan Maha Putra Adi Pradana oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara peringatan HUT ke-81 TNI yang berlangsung di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, mengemukakan bahwa hingga saat ini, parlemen belum menerima surat presiden (supres) yang berkaitan dengan pergantian Panglima TNI. Ia menyampaikan hal ini menyusul banyaknya pertanyaan yang diterima mengenai isu tersebut.
“Beberapa hari terakhir, banyak yang menanyakan kepada kami di DPR, ‘Apakah sudah ada surpres mengenai pergantian Panglima TNI?’. Dan hari ini, saya sampaikan bahwa DPR belum menerima surpres terkait hal itu,” jelas Dasco.
Selain itu, Dasco juga mendapat informasi bahwa Panglima TNI saat ini tidak akan diganti dalam waktu dekat.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, Presiden belum berencana untuk mengganti Panglima TNI,” ujarnya.
Di sisi lain, mengenai pertemuan Presiden Prabowo Subianto yang memanggil sejumlah perwira tinggi TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia pada hari Rabu ini, Dasco menyebutkan bahwa Presiden berencana memberikan taklimat kepada mereka.
“Itu adalah keinginan Presiden untuk memberikan pembekalan, penguatan, serta tambahan wawasan kebangsaan dan hal-hal lainnya,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Pelatih Ajax Dukung Maarten Paes Hadapi Kritikan dengan Tegas dan Penuh Keyakinan
➡️ Baca Juga: Syarat Lengkap Pendaftaran PPPK Guru Sekolah Garuda 2026: Panduan dan Informasi Terbaru



