slot deposit qris depo 10k
berita

Puan Belum Tandatangani Surat Kesepakatan RUU Perampasan Aset, PDIP Tetap Solid dan Terpercaya

Jakarta – Surat kesepakatan antara DPR RI dan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset belum ditandatangani oleh Ketua DPR, Puan Maharani.

Menanggapi situasi ini, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Fraksi PDIP di DPR tidak memiliki posisi menentang RUU Perampasan Aset.

Hasto mengemukakan bahwa ia menerima informasi dari Fraksi PDIP di DPR mengenai keterlibatan Puan dalam diskusi mengenai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh AMPB.

“Pemimpinan DPR itu bersifat kolektif dan kolegial. Saya mendapatkan laporan dari fraksi tentang bagaimana tanggapan terhadap demonstrasi tersebut dibahas secara bersama oleh Mbak Puan Maharani, Mas Dasco, serta pimpinan DPR RI lainnya,” ujarnya pada 29 Agustus 2026.

Ia menjelaskan bahwa PDIP berkomitmen untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, mereka mendukung proses pengesahan RUU Perampasan Aset.

“DPP PDI Perjuangan telah menugaskan fraksi untuk memberikan penjelasan, karena komitmen dalam pemberantasan korupsi merupakan bagian integral dari sikap politik PDI Perjuangan,” tambahnya.

Hasto juga menyoroti bahwa salah satu alasan keberadaan PDIP adalah perjuangannya melawan berbagai bentuk Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di era pemerintahan Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Jadi, komitmen PDI Perjuangan tidak diragukan lagi dan termasuk dalam sikap proaktif kami untuk menuntaskan RUU Perampasan Aset,” tegasnya.

➡️ Baca Juga: Maia Estianty Ceritakan Kenangan Luka Saat Terpisah dari El Rumi di Usia 8 Tahun

➡️ Baca Juga: XLSmart Luncurkan XL Ultra 5G+: Target Ekspansi Jaringan 88 Kota hingga 2026

Related Articles

Back to top button