Pelatih Bali United Ungkap Kejujuran Usai Kalah Dramatis 2-3 dari Persib

Persib Bandung menunjukkan mentalitas juara yang luar biasa saat berhadapan dengan Bali United dalam laga penentuan Dewata Challenge Series 2026. Meskipun sempat dua kali tertinggal, tim Maung Bandung berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa malam, 18 Agustus 2026.
Pertandingan ini berlangsung dengan tempo yang sangat tinggi sejak awal. Tidak hanya lima gol yang tercipta dalam duel dua tim papan atas ini, tetapi juga diwarnai dengan kartu merah, peluang-peluang berbahaya, serta drama yang terjadi di masa injury time.
Bali United berhasil membuka skor lebih dulu berkat gol dari Brandon Wilson yang tercipta di awal babak kedua. Namun, Persib tak ingin menyerah begitu saja, dan setelah Thomas Lam diusir oleh wasit, Marc Klok berhasil mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan.
Meskipun harus bermain dengan 10 pemain, Bali United tidak kehilangan keberanian. Tim yang dijuluki Serdadu Tridatu ini kembali unggul melalui gol Joao Ferrari. Namun, Persib menunjukkan ketenangan dan kemampuan mereka untuk tetap fokus di tengah tekanan yang ada.
Balsa Sekulic berhasil menyamakan skor pada menit ke-88, sebelum Gabriel Mutombo menjadi penentu kemenangan untuk Persib dengan sundulan yang sukses pada menit 90+1.
Dengan hasil ini, Persib Bandung dinyatakan sebagai juara Dewata Challenge Series 2026. Skuad asuhan Igor Tolic menutup turnamen dengan dua kemenangan, di mana sebelumnya mereka berhasil mengalahkan Sabah FC dengan skor 3-0.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan bahwa hasil pertandingan melawan Persib tidak sesuai dengan harapan timnya. Meski demikian, pelatih asal Belanda ini tetap optimis dan melihat banyak aspek positif dari perjalanan timnya selama Dewata Challenge Series 2026.
Menurut Johnny, turnamen pramusim ini memberikan kesempatan bagi Bali United untuk mengukur perkembangan tim serta memperbaiki beberapa kekurangan sebelum memasuki kompetisi resmi Super League 2026/27.
“Walaupun hasilnya tidak seperti yang kami inginkan, kami terus bertumbuh dan berkembang sebagai tim,” ungkap Johnny setelah pertandingan, seperti yang dikutip dari laman resmi klub.
Johnny juga menilai bahwa kondisi fisik para pemainnya menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dia berharap bahwa pengalaman yang didapat selama turnamen ini dapat menjadi modal berharga bagi Bali United dalam menghadapi musim baru yang akan datang.
“Saya merasa senang dengan kondisi fisik dan perkembangan tim yang semakin baik dan matang menjelang kompetisi resmi,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Suami Ci Mehong Tidak Bekerja, Beban Finansial Pemicu Perceraian Terungkap
➡️ Baca Juga: Iran Tetap Raup Keuntungan dari Penjualan Minyak di Tengah Konflik Berkepanjangan




