slot deposit qris depo 10k
bisnis

Konektivitas Jalan Nasional Pulau Flores Jadi Prioritas Utama Menurut Menteri Dody

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan bahwa upaya pemulihan konektivitas jalan nasional yang terpengaruh oleh gempa di Pulau Flores telah berhasil dilaksanakan. Hal ini menjadi prioritas utama Kementerian PU sejak awal terjadinya bencana tersebut.

Dody menjelaskan bahwa semua jalur jalan nasional yang terdampak oleh longsoran telah dibuka kembali. Selain itu, jembatan dan jalan yang mengalami gangguan segera diperbaiki agar mobilitas masyarakat serta distribusi barang tetap berjalan dengan lancar.

“Kami memang mengutamakan pemulihan jalan. Sejak hari pertama, sesuai arahan Kepala BNPB, kami berupaya membuka semua akses jalan nasional,” ungkap Dody dalam pernyataannya di Jakarta, yang dikutip pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, Dody menginformasikan bahwa konektivitas di Pulau Flores semakin membaik pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7. Laporan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Presiden di Posko Penanganan Bencana Alam di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Dia menjelaskan bahwa sebagian besar kendala akses disebabkan oleh longsoran yang terjadi akibat guncangan gempa. Mengingat aktivitas gempa masih berlangsung, Kementerian PU telah menyiapkan ekskavator di berbagai lokasi yang telah diidentifikasi sebagai daerah rawan longsor, sehingga penanganan dapat dilakukan segera jika terjadi longsor susulan.

Selain fokus pada jalan, Kementerian PU juga berupaya memperbaiki jembatan yang terkena dampak di Kabupaten Manggarai. Salah satu jembatan yang menjadi perhatian adalah Jembatan Wae Pesi, yang berfungsi sebagai penghubung penting antara Pelabuhan Reo dan sejumlah wilayah di Manggarai, serta menjadi jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM).

“Kami telah diingatkan oleh Kepala BNPB dan Menko Pratikno untuk memprioritaskan jembatan ini, mengingat jalur transportasi BBM melewati lokasi tersebut. Kami bekerja siang dan malam, dan Alhamdulillah, pada hari kedua, jembatan ini sudah dapat berfungsi kembali,” kata Dody.

Saat ini, Jembatan Wae Pesi dapat dilalui dengan sistem terbatas, di mana kendaraan melintas secara bergantian. Kementerian PU juga telah melakukan uji coba dengan menggunakan truk BBM yang membawa muatan hingga 20 ton, dan jembatan tersebut dinyatakan masih mampu dilalui.

Selain memulihkan konektivitas jalan, Kementerian PU juga menangani masalah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di area yang terdampak. Sebagian sumber air mengalami penurunan akibat longsoran yang memengaruhi kondisi sungai di sekitarnya.

Verifikasi dan perbaikan dilakukan bertahap, sedangkan kebutuhan mendesak masyarakat dipenuhi melalui pengiriman hidran umum, mobil tangki air, serta toilet portabel untuk memastikan akses terhadap kebutuhan dasar tetap terjaga.

➡️ Baca Juga: Membongkar Mitos: Apakah Software Mahal Selalu Lebih Baik?

➡️ Baca Juga: Faktor Utama Penentu Keberhasilan Tim Sepak Bola dalam Kompetisi Besar

Related Articles

Back to top button