slot deposit qris depo 10k
berita

Dugaan Serangan Houthi di Makkah, Kemlu Imbau WNI untuk Tetap Waspada di Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengeluarkan peringatan bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi untuk lebih waspada. Peringatan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap dugaan serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi dari Yaman ke wilayah Arab Saudi pada hari Selasa yang lalu.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa pihak berwenang Arab Saudi telah beberapa kali memberikan peringatan mengenai potensi ancaman keamanan di sejumlah daerah, termasuk Makkah, Jeddah, dan Taif.

“Perwakilan RI di Arab Saudi mengingatkan WNI untuk senantiasa waspada dan mengikuti instruksi resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi,” kata Heni dalam keterangan yang dirilis pada Kamis, 17 September 2026.

Mengenai kondisi WNI di tengah situasi ini, Heni memastikan bahwa tidak ada laporan mengenai WNI yang mengalami dampak dari insiden tersebut.

“Perwakilan RI di Arab Saudi juga terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi yang intensif dengan otoritas setempat,” ujarnya.

Dalam keadaan darurat, WNI yang berada di Arab Saudi dapat menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh melalui hotline +966 569173990 atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah melalui hotline +966 50 360 9667.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, pada Selasa, 15 September lalu, otoritas Arab Saudi mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan, menjauhi area terbuka dan kerumunan, serta mematuhi arahan resmi yang diberikan.

Dinas Pertahanan Sipil Arab Saudi kemudian mengumumkan bahwa situasi berbahaya telah berakhir dan masyarakat diizinkan untuk kembali melaksanakan aktivitas normal dengan tetap memperhatikan arahan dari pemerintah setempat.

Sementara itu, pada hari Rabu, juru bicara resmi Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, menyatakan bahwa pasukan pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) yang berusaha memasuki wilayah udara di Kota Makkah pada malam hari Selasa kemarin.

“Pada malam Selasa, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat, Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah,” ungkap juru bicara tersebut, berdasarkan laporan dari kantor berita Arab Saudi, SPA.

Drone tersebut berhasil dicegat di bagian selatan Makkah. Tindakan agresif dan teroris ini merupakan upaya kedua untuk menyerang Makkah, setelah percobaan pertama yang menggunakan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

➡️ Baca Juga: Prabowo: BRICS Memiliki Potensi untuk Membangun Abad Hijau di Era Perubahan Iklim

➡️ Baca Juga: Teknik Badminton Modern untuk Meningkatkan Kontrol Permainan Saat Bertanding

Related Articles

Back to top button