Clareesya, Penyanyi Viral Karena Foto ‘Gaya Takbir’, Minta Maaf dan Berikan Klarifikasi

Clareesya, yang dikenal juga sebagai ACICA, baru-baru ini menarik perhatian publik setelah unggahan di media sosialnya memicu perdebatan yang cukup hangat. Kontroversi ini muncul setelah penampilannya dalam festival musik The Sounds Project yang berlangsung di Jakarta.
Awal mula sorotan publik terhadap Clareesya berakar dari sebuah foto di mana ia terlihat berpose dengan kedua tangan terangkat. Dalam keterangannya, ia menuliskan, “Gaya takbir. Love you,” yang langsung menuai berbagai reaksi dari warganet.
Setelah menerima banyak komentar, Clareesya menghapus unggahan tersebut. Ia kemudian memberikan penjelasan melalui akun Threads-nya dan meminta maaf atas penggunaan istilah yang dianggap tidak pantas.
Sebelum nama Clareesya menjadi perbincangan karena isu ini, ia sebenarnya sudah aktif sebagai penyanyi dan konten kreator. Clareesya merupakan anggota dari grup musik yang menggabungkan elemen hip-hop dengan dangdut koplo elektronik, yang membuatnya dikenal di kalangan fans musik.
Kontroversi yang melibatkan Clareesya dimulai setelah penampilannya di festival The Sounds Project 9, yang diselenggarakan di Ecopark Ancol, Jakarta, pada 7-9 Agustus 2026.
Usai tampil di panggung, Clareesya membagikan momen penampilannya melalui media sosial. Salah satu fotonya dengan pose unik dan keterangan yang menyertainya menjadi sorotan banyak orang.
Dalam klarifikasinya, Clareesya mengakui kesalahan yang dilakukannya dan langsung meminta maaf. Ia menyatakan bahwa ia menyadari kesalahannya tidak lama setelah mengunggah foto tersebut, berkat pengingat dari ibunya.
“Aku memposting jam 4.09, dan langsung diganti setelah diingatkan ibuku pada jam 4.17. Sebagai manusia, kita memang tidak luput dari kesalahan. Aku akui ini semacam ‘asbun’ (asal bunyi), tapi akhirnya aku sadar dan berusaha untuk memperbaikinya. Karena ini menjadi bahan perbincangan, aku mengakui kesalahan ini dan ingin meminta maaf karena telah menyakiti dan menyinggung pihak lain,” jelasnya.
Clareesya menambahkan bahwa insiden ini menjadi pelajaran berharga agar ia lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia mengakui bahwa pilihan kata yang digunakannya dalam unggahan bisa menimbulkan berbagai interpretasi di masyarakat.
Selain mengungkapkan permintaan maaf, Clareesya juga menjelaskan maksud dari penggunaan kata “takbir” dalam postingannya. Ia menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk menjadikan istilah tersebut sebagai bahan ejekan.
“Aku tidak bermaksud mengolok-olok. Ucapan takbir itu muncul sebagai ungkapan rasa syukur karena bisa tampil di festival tersebut. Aku paham bahwa dengan kostum yang aku kenakan yang terbuka, ucapan itu mungkin dianggap tidak pantas,” ungkapnya, merespons salah satu komentar netizen.
Melalui pernyataan yang jelas dan terbuka, Clareesya menunjukkan kesadaran dan tanggung jawabnya sebagai seorang publik figur. Ia menyadari pentingnya menjaga citra dan komunikasi yang baik dengan penggemarnya, terutama di era media sosial yang sangat cepat dan dinamis ini.
Banyak netizen yang memberikan dukungan kepada Clareesya setelah ia mengakui kesalahan dan meminta maaf. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kontroversi, keterbukaan dan kejujuran dalam menyampaikan perasaan dapat membantu meredakan situasi yang panas.
Sebagai seorang penyanyi dan kreator konten, Clareesya memiliki pengaruh yang besar terhadap penggemarnya. Oleh karena itu, ia perlu lebih berhati-hati dalam setiap unggahan yang dibagikannya di media sosial, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
Kesadaran Clareesya akan kata-kata yang digunakannya di media sosial patut dicontoh oleh banyak publik figur lainnya. Dalam dunia yang serba cepat ini, penting untuk selalu berpikir sebelum berbicara atau mengunggah sesuatu yang bisa dipersepsikan berbeda oleh orang lain.
Dengan kejadian ini, Clareesya tidak hanya belajar dari kesalahan, tetapi juga menjadi contoh bagi banyak orang tentang bagaimana cara menangani kontroversi dengan sikap yang profesional dan bertanggung jawab.
Tak dapat dipungkiri, sebagai seorang penyanyi yang berkarir di dunia hiburan, Clareesya harus siap menerima kritik dan juga pujian. Namun, cara dia menghadapi masalah ini menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang mampu menghadapi tantangan dengan kepala tegak dan bijak.
Melalui pengalaman ini, diharapkan Clareesya dapat terus berkembang sebagai artis yang tidak hanya berbakat, tetapi juga peka terhadap isu-isu sosial yang ada, serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan para penggemarnya.
Dengan demikian, perjalanan karir Clareesya ke depan akan lebih matang dan bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi masyarakat dan industri musik yang diwakilinya.
➡️ Baca Juga: Jake Gyllenhaal dan Matt Reeves Bersatu dalam Film Kill Switch di Netflix
➡️ Baca Juga: Evaluasi Efektivitas Modal Kerja Perusahaan untuk Mendorong Pertumbuhan Nilai Saham Masa Depan




