Sarwendah Klarifikasi Video Call Ruben Onsu Tidak Dihapus, Melainkan Ditakedown oleh Instagram

Sarwendah baru-baru ini menjelaskan mengenai hilangnya rekaman video call Ruben Onsu yang sebelumnya diunggah di akun Instagram-nya. Ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang menghapus konten tersebut. Menurut Sarwendah, video itu diturunkan oleh pihak Instagram setelah menerima sejumlah laporan dari pengguna, meskipun sebelumnya ia sempat mempertahankan unggahan itu setelah mengajukan banding.
Selain kehilangan video tersebut, Sarwendah juga menyatakan bahwa ia terkena pembatasan fitur siaran langsung selama satu tahun. Ia bahkan menerima peringatan bahwa akun Instagram-nya berisiko untuk diblokir.
Dalam penjelasannya, Sarwendah menekankan bahwa laporan terhadap unggahan itu sudah mulai muncul sejak hari pertama video tersebut dipublikasikan.
“Saya tidak menghapus postingan itu. Sebenarnya, video tersebut sudah dilaporkan sejak hari pertama saya unggah di Instagram. Walaupun sempat bertahan setelah saya mengajukan banding, pada akhirnya hari ini Instagram menurunkannya setelah banyak laporan masuk. Saya juga terkena pembatasan untuk melakukan siaran langsung selama setahun, dan ada peringatan bahwa akun saya berpotensi dibanned,” tulis Sarwendah melalui akun Instagram @sarwendah29 pada Selasa (13/10/26).
Dalam salah satu bagian rekaman, terdengar Ruben menawarkan kepada seorang pria untuk menemaninya dan berperan sebagai penjaga hati.
“Eh, kamu mau temani aku atau tidak? Mau jadi penjaga hati? Ayo jadi penjaga hati saja,” ujar Ruben Onsu dalam video tersebut.
Sarwendah juga menyertakan informasi mengenai klaim seseorang bernama Artos yang mengaku mengetahui interaksi antara Ruben dengan pria tersebut. Unggahan ini kemudian memicu beragam reaksi dari netizen dan menambah perhatian terhadap konflik yang terjadi.
Di tengah perdebatan yang berlangsung, Sarwendah menyatakan bahwa ia tidak keberatan jika keaslian rekaman tersebut dipertanyakan melalui jalur hukum. Ia bahkan mempersilakan pihak-pihak yang meragukan video itu untuk melaporkannya agar dapat dilakukan pemeriksaan secara forensik.
“Kalau ada yang menganggap video ini palsu, saya sudah memberikan izin untuk melaporkannya ke pihak berwajib agar bisa diperiksa melalui forensik,” kata Sarwendah.
Kemudian, Sarwendah melontarkan pertanyaan mengenai upaya yang menurutnya membuat video tersebut tidak lagi tersedia di Instagram.
“Jika yakin itu tidak benar, mengapa justru sibuk berusaha menghapus videonya?” tanyanya kembali.
➡️ Baca Juga: Donald Trump Dituduh Sebagai Penjahat Perang, Ini Respons Resminya
➡️ Baca Juga: Prabowo Tampilkan Kepemimpinan dengan Buka Baju Safari dan Pelukan pada Pekerja di May Day 2026




