slot deposit qris depo 10k
berita

Donald Trump Dituduh Sebagai Penjahat Perang, Ini Respons Resminya

Pemerintahan Trump berusaha menghindari tuduhan terkait kejahatan perang yang muncul akibat serangan terhadap berbagai infrastruktur sipil di Iran. Hal ini diungkapkan oleh Politico yang mengutip dua pejabat Pentagon yang tidak disebutkan identitasnya.

Saat ini, Pentagon tengah mengevaluasi daftar fasilitas energi di Iran, termasuk yang berfungsi untuk kepentingan militer di samping kebutuhan sipil.

Di dalam Pentagon, terdapat perdebatan yang cukup sengit mengenai batasan antara target-target militer dan sipil.

Sebagai contoh, beberapa pejabat di Washington berpendapat bahwa pabrik desalinasi air bisa dianggap sebagai target yang sah karena kebutuhan air minum juga diperlukan oleh pihak militer.

Pada acara Paskah tahunan di Gedung Putih, Trump menanggapi kekhawatiran mengenai serangan terhadap situs sipil dan kemungkinan keterkaitannya dengan kejahatan perang.

“Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kejahatan perang? Itu adalah memiliki senjata nuklir,” jelas Trump. “Membiarkan negara yang tidak stabil, dengan kepemimpinan yang tidak dapat diprediksi, memiliki senjata nuklir—itulah yang seharusnya dianggap kejahatan perang.”

Juru Bicara PBB, Stephanie Dujarric, menegaskan bahwa serangan AS terhadap fasilitas sipil di Iran, seperti jembatan dan pembangkit listrik, jelas melanggar hukum internasional.

Pada 30 Maret, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan “menghancurkan dan menghapus sepenuhnya” semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.

Di sisi lain, pada hari Minggu, ia memperingatkan Iran mengenai “Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan” yang akan terjadi pada 7 April, kecuali jika Iran bersedia membuka kembali Selat tersebut untuk lalu lintas.

Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi militer dengan menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari, termasuk di kawasan Kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan dan jatuhnya korban di kalangan sipil.

Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer AS yang terletak di Timur Tengah.

➡️ Baca Juga: 7 Aplikasi Clone HDD ke SSD di PC Windows 11 (Gratis & Cepat)

➡️ Baca Juga: PS6 Rilis 2026-2027, 8K Baru Jadi Mainstream Nantikan

Related Articles

Back to top button