slot deposit qris slot qris
bisnis

Pertamina Tegaskan Warga Tak Perlu Boros Membeli BBM Menjelang Lebaran

Jakarta – Gejolak yang terjadi akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah mengganggu stabilitas pasar energi global. Ketegangan di kawasan Timur Tengah ini tidak hanya menjadi perhatian internasional terkait keamanan, tetapi juga memengaruhi pasokan minyak, harga bahan bakar, dan perilaku konsumen di banyak negara, termasuk Indonesia.

Meski demikian, pemerintah dan otoritas terkait di Indonesia menegaskan bahwa stok BBM di dalam negeri tetap aman, bahkan dalam situasi yang paling kritis sekalipun. Pernyataan ini dimaksudkan untuk meredakan kekhawatiran masyarakat yang bisa memperburuk keadaan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

PT Pertamina Patra Niaga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Imbauan ini disampaikan oleh Direktur Utama Perusahaan saat melakukan kunjungan ke salah satu SPBU di Rest Area Km 57, Cikampek, Jawa Barat.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menekankan bahwa persediaan BBM nasional telah dipersiapkan jauh-jauh hari dan saat ini berada dalam kondisi yang memadai. Ia menjelaskan bahwa pembelian berlebihan justru dapat menimbulkan dampak negatif yang tidak diinginkan, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri seperti saat ini.

“Terkait dengan fenomena panic buying, kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Panic buying justru dapat menimbulkan dampak yang kurang baik,” ujar Mars Ega Legowo Putra dalam pernyataannya pada Senin, 16 Maret 2026.

Kondisi panic buying berpotensi menyebabkan antrean yang panjang di SPBU dan mengganggu proses distribusi BBM, padahal secara nyata stok BBM di berbagai daerah telah dipastikan aman dan mencukupi.

Sebagai contoh, di beberapa wilayah Jawa Timur, aparat setempat telah memastikan bahwa persediaan BBM cukup, sehingga masyarakat diharapkan hanya membeli BBM sesuai dengan kebutuhan mereka. Langkah ini diambil untuk menghindari kepanikan serta menjaga stabilitas distribusi energi di tingkat lokal.

Imbauan untuk tidak melakukan panic buying muncul di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap isu-isu pasokan energi global, termasuk dampak dari konflik internasional yang sempat memicu kekhawatiran mengenai ketersediaan BBM.

Namun, baik pemerintah pusat maupun Pertamina menegaskan bahwa pasokan energi akan didistribusikan dengan cara yang terencana dan terkendali. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk melakukan pembelian BBM secara normal tanpa perlu merasa khawatir.

➡️ Baca Juga: 7 hidden gesture iOS 17 yang 90% user gak pernah tau exist

➡️ Baca Juga: 5 Drama Korea Terbaru Februari 2026: Thriller dan Romantis yang Wajib Tonton

Related Articles

Back to top button