slot deposit qris slot qris
berita

Tel Aviv Terlihat Suram Pasca Serangan Rudal Iran: Simak Penampakan Terkini Kota tersebut

Jakarta – Dalam konteks meningkatnya ketegangan akibat konflik antara Israel dan Iran, muncul laporan mengenai upaya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk membatasi penyebaran informasi terkait tingkat kerusakan yang dialami negaranya. Di tengah situasi tersebut, sejumlah gambar terbaru dari Tel Aviv mulai beredar di media sosial, menampilkan keadaan kota setelah serangan rudal yang diluncurkan oleh Iran.

Berdasarkan laporan yang diperoleh dari situs berita Haberler, pada 12 Maret 2026, banyak struktur bangunan di Tel Aviv mengalami kerusakan signifikan sebagai akibat dari serangan tersebut. Foto-foto yang viral di platform media sosial menunjukkan jalan-jalan yang sepi, memberikan kesan seolah-olah kota itu menjadi kota mati.

Di beberapa lokasi, terlihat tumpukan puing yang berserakan, menandakan dampak besar dari serangan yang terjadi. Setelah ledakan, tampak bagian depan beberapa gedung di berbagai kawasan runtuh, bahkan ada yang mengalami kehancuran total, menyebabkan kerusakan yang meluas di area sekitarnya.

Gambar-gambar ini dengan jelas menunjukkan bahwa beberapa sudut kota Tel Aviv tampak seolah tak berpenghuni. Situasi ini menggambarkan dampak langsung dari serangan yang menghantam kota tersebut, menciptakan suasana yang penuh keprihatinan.

Di samping itu, muncul kabar bahwa Netanyahu telah meminta kepada media dan pejabat untuk membatasi penyebaran informasi mengenai kerusakan yang terjadi di Israel. Langkah ini menimbulkan tanda tanya mengenai transparansi pemerintah dalam situasi krisis seperti ini.

Sementara itu, ketegangan antara Iran dan Israel terus berlanjut, dengan serangan balasan yang masih terjadi. Pengamat politik memperingatkan bahwa jika eskalasi konflik antara kedua belah pihak tidak segera dihentikan, potensi untuk berkembang menjadi krisis regional yang lebih besar semakin nyata.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan pernyataan pada 10 Maret 2026, dengan menyatakan bahwa perang melawan Iran akan segera berakhir. Meskipun memberikan harapan akan berakhirnya konflik, Trump tetap memberikan peringatan kepada Iran, bahwa mereka akan menghadapi respons yang lebih besar jika terus mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Gangguan di jalur pelayaran tersebut telah menyebabkan lonjakan harga minyak dunia, dengan harga minyak mentah Brent Crude yang sempat mencapai 119 dolar AS per barel. Hal ini menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan dari ketegangan antara kedua negara.

“Saya tidak akan membiarkan rezim teroris menyandera dunia dan mencoba menghentikan pasokan minyak global. Jika Iran melakukan hal seperti itu, mereka akan mendapat serangan yang jauh, jauh lebih keras,” tegas Trump dalam pernyataannya, yang dilansir oleh Al Jazeerah pada 10 Maret 2026.

➡️ Baca Juga: Steam Deck 2 Resmi Oled 7 Inci Battery Life 12 Jam Bikin Pengguna V1 Iri Beli Lagi

➡️ Baca Juga: Eden Hazard Sebut Real Madrid Klub Terbaik dalam Karirnya, Bukan Chelsea

Related Articles

Back to top button