Warga Banjarmasin Doakan Keselamatan Ayah, Anak, dan Kakak Penumpang Kapal Virgo Transport 8

Warga Banjarmasin sedang berdoa untuk keselamatan ayah, anak, dan kakak seorang penumpang kapal Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa. Kejadian malang ini terjadi pada hari Minggu, dan keluarga korban, Arif, sangat berharap agar ketiga anggota keluarganya yang berada di dalam kapal tersebut dapat selamat.
Arif menjelaskan bahwa ayahnya, Muhammad Supardi, anaknya, Rijal, dan kakaknya, Mukhlis, berada dalam rombongan yang menggunakan kapal Virgo Transport 8 dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Dengan penuh harapan, ia menunggu kabar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sambil terus berdoa untuk keselamatan mereka.
Ia mendapatkan informasi mengenai kecelakaan tersebut sekitar tengah malam dari keponakannya yang bekerja sebagai sopir lintas Jawa-Banjarmasin. Seketika, Arif berangkat dari kawasan Basirih, Banjarmasin, dengan harapan dapat memperoleh kepastian mengenai kondisi keluarganya.
Menurut informasi yang diterimanya, kapal mengalami kecelakaan setelah menghadapi gelombang besar. Namun, Arif masih menunggu kabar lebih lanjut mengenai keadaan ayah, anak, dan kakaknya yang berada di dalam kapal tersebut, berharap ada berita baik yang datang.
Sejak pukul 11.00 Wita, Arif berada di pelabuhan, menunggu proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan. Dia sangat berharap agar tim tersebut dapat segera memberikan kepastian mengenai keberadaan keluarganya.
Di sisi lain, Maolida, salah satu anggota keluarga penumpang lainnya, menyampaikan bahwa rombongannya terdiri dari delapan orang yang telah melakukan ziarah di Surabaya sebelum kembali ke Tapin, Kalimantan Selatan, dengan menggunakan kapal yang sama.
“Kami berasal dari Tapin dan merupakan rombongan ziarah yang terdiri dari delapan orang. Kami sangat berharap semua penumpang selamat,” ungkap Maolida dengan nada penuh harap.
Kapal Virgo Transport 8 sendiri dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada hari Minggu, 13 September, sekitar pukul 02.00 Wita, saat dalam perjalanan dari Surabaya ke Banjarmasin. Kapal tersebut membawa 243 penumpang, dan hilangnya kontak tersebut mengundang perhatian dan kekhawatiran banyak pihak.
Basarnas telah memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur udara dan kapal SAR gabungan. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian dan memberikan hasil yang diinginkan.
Hingga pukul 12.00 Wita pada hari Minggu, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 103 orang dari kapal tersebut, dengan enam di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Operasi pencarian dan evakuasi ini terus berlangsung di perairan Laut Jawa.
Kapal TB Mauhaw IX berhasil mengevakuasi 16 orang, di mana 15 di antaranya dalam keadaan selamat, sedangkan satu orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, kapal TB TCP juga berkontribusi dengan mengevakuasi 38 orang, di mana 33 orang selamat dan lima orang dinyatakan meninggal dalam insiden tersebut.
Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, seluruh masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya bersatu dalam doa dan harapan agar semua penumpang kapal Virgo Transport 8, termasuk ayah, anak, dan kakak Arif, dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR diharapkan dapat segera membuahkan hasil yang positif sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak lagi diliputi rasa cemas dan khawatir.
➡️ Baca Juga: Chromebook Baru Asus Ryzen 5 Terbuka Linux App Tanpa Hack Langsung Bisa Install
➡️ Baca Juga: Panduan Kesehatan: Cara Efektif Meningkatkan Sirkulasi Darah Sehari-hari




