Telkom Kolaborasi dengan AYS Indonesia untuk Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Jakarta – PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dan melibatkan komunitas serta generasi muda dalam berbagai inisiatif yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah program Bumi Berseru Fest, yang menawarkan solusi berbasis komunitas untuk melindungi keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem. Program ini termasuk inisiatif konservasi bekantan dan penanaman mangrove di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Hery Susanto, yang menjabat sebagai SGM Social Responsibility Telkom, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan komunitas adalah aspek krusial dalam usaha pelestarian lingkungan yang efektif dan berkelanjutan.
“Melestarikan lingkungan memerlukan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memiliki kepedulian dan ide-ide inovatif. Melalui Bumi Berseru Fest, Telkom berusaha menciptakan ruang kolaborasi untuk komunitas dalam menghadirkan solusi nyata guna menjaga ekosistem, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan,” kata Hery.
Salah satu inisiatif yang muncul dari program Bumi Berseru Fest 2025 dijalankan oleh Association of Youth for Sustainability (AYS) Indonesia di Kota Tarakan. Berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi ekosistem mangrove yang semakin terancam oleh konversi lahan, kerusakan habitat, serta kurangnya kesadaran masyarakat, komunitas ini meluncurkan program konservasi untuk melindungi bekantan, satwa endemik Kalimantan, dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Dengan pendekatan yang terpadu, program ini melaksanakan berbagai langkah strategis. Pada tanggal 19-21 Desember 2025, tim AYS bersama sukarelawan dari TelkomGroup mendirikan Feeding Spot Center, yaitu area khusus untuk pemberian vitamin tambahan berupa pisang bagi bekantan, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pengunjung agar dapat mengenal satwa tersebut tanpa mengganggu habitat alaminya.
Kemudian, pada tanggal 24 Januari 2026, AYS bersama para sukarelawan melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Edu Park Kampung Empat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sabuk hijau pesisir serta memitigasi kerusakan habitat. Selain aksi konservasi, program ini juga mengintegrasikan pendekatan ilmiah melalui kegiatan pemantauan ekosistem.
Dalam pengamatan yang dilakukan pada 7 Januari 2026, tim berhasil mengidentifikasi 40 ekor bekantan dan memetakan 27 jenis mangrove di kawasan tersebut. Temuan dari Feeding Spot juga menunjukkan perilaku unik bekantan yang cenderung individualis, namun membentuk kelompok saat menghadapi ancaman.
Melalui berbagai inisiatif yang dilakukan, Telkom dan AYS Indonesia tidak hanya berfokus pada pemulihan ekosistem alam, tetapi juga berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Kerja sama ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara korporasi dan komunitas dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi alam.
Dengan melibatkan generasi muda dalam aktivitas konservasi, kedua entitas ini berharap dapat membangun fondasi yang kuat untuk keberlanjutan ekosistem di masa depan. Melalui program-program seperti Bumi Berseru Fest, diharapkan lebih banyak individu yang terinspirasi untuk berkontribusi dalam melindungi lingkungan di sekitar mereka.
Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya mengatasi tantangan yang dihadapi oleh ekosistem mangrove dan keanekaragaman hayati. Dengan meningkatkan keterlibatan masyarakat, Telkom dan AYS Indonesia berusaha menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang perlunya pemulihan ekosistem alam di Tarakan dan daerah lainnya.
Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di daerah lain, menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menghasilkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan untuk masalah lingkungan yang mendesak.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, Telkom dan AYS Indonesia menunjukkan komitmen mereka untuk tidak hanya menjaga keberadaan bekantan, tetapi juga memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati ekosistem yang seimbang dan sehat. Melalui upaya pemulihan ekosistem alam, mereka berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi masa depan lingkungan di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Panduan Menggunakan Shortcuts di iPhone untuk Otomatisasi Harian
➡️ Baca Juga: Amin Younes Menolak Tawaran Gaji Lima Kali Lipat dari Persija Jakarta




