slot deposit qris depo 10k
berita

Prabowo dan Megawati Bertemu di Istana, Ditemani Dasco serta Puan Maharani

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjamu Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis siang. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, serta Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi miliknya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat silaturahmi antar pemimpin bangsa.

“Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke-5 RI, di Istana Merdeka. Pertemuan ini bertujuan untuk melanjutkan silaturahmi antar pemimpin bangsa,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Dalam foto-foto yang dibagikan, tampak Megawati mengenakan batik dengan nuansa biru. Prabowo menyambut kedatangan Megawati di Serambi luar Istana Merdeka, dan terlihat menuntun Megawati saat mereka memasuki area dalam istana.

Dalam momen lain, Prabowo dan Megawati terlihat duduk di satu sofa di salah satu ruang Istana Merdeka. Di hadapan mereka, Dasco dan Puan juga duduk mendampingi. Suasana pertemuan ini terasa akrab dan penuh kehangatan, menunjukkan hubungan yang baik di antara para pemimpin tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh putra Presiden Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, dan Menteri Luar Negeri, Sugiono, yang turut berpartisipasi dalam diskusi.

Diketahui bahwa Presiden Prabowo sebelumnya telah mengundang sejumlah pemimpin bangsa ke Istana Merdeka pada Selasa, 3 Maret 2026, dalam rangka memperkuat hubungan antar pemimpin.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, serta Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo. Selain itu, sejumlah Wakil Presiden, termasuk Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin, turut hadir dalam forum ini.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk membahas berbagai isu strategis, baik di tingkat nasional maupun global yang dihadapi oleh bangsa.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa Presiden ingin menyerap pandangan, pengalaman, dan masukan dari para tokoh bangsa. Hal ini diharapkan dapat memperkaya perspektif serta memperkuat arah kebijakan pemerintah di masa depan.

“Presiden ingin bertukar pandangan dengan para tokoh tersebut,” ungkap Teddy.

➡️ Baca Juga: Bahaya! 13 Ekstensi Blok Iklan Ternyata Jual Data Pengguna

➡️ Baca Juga: Tradisi Bukber: Memperkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan yang Terus Dilestarikan

Related Articles

Back to top button