Jean-Paul van Gastel Identifikasi Tantangan PSIM, Persaingan Pemain untuk Tim Utama Menurun

PSIM Yogyakarta tampaknya masih belum sepenuhnya memenuhi harapan pelatih Jean-Paul van Gastel, meskipun telah menjalani sejumlah laga uji coba dengan hasil yang cukup positif. Di balik pertandingan pramusim melawan Garudayaksa FC, Van Gastel justru menemukan sejumlah tantangan yang mengkhawatirkan menjelang dimulainya kompetisi resmi, yaitu mulai menurunnya persaingan antarpemain dalam memperebutkan tempat di tim inti.
Dalam laga uji coba yang berlangsung di Lapangan Yogyakarta Independent School pada Selasa sore, 25 Agustus 2026, PSIM berhadapan dengan Garudayaksa FC. Pertandingan ini dijalankan selama 90 menit dengan pembagian dua babak yang masing-masing berdurasi 45 menit, mirip dengan format pertandingan resmi.
Bagi Van Gastel, uji coba tidak hanya sekadar menghasilkan skor akhir yang baik. Laga tersebut juga menjadi kesempatan penting untuk menilai kesiapan fisik para pemain serta mengevaluasi sejauh mana rencana permainan yang telah disiapkan dapat diterapkan di lapangan.
“Setiap laga persahabatan memiliki tujuan, yaitu agar pemain dapat tampil selama 90 menit, meningkatkan stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan,” ungkap Van Gastel dalam penjelasannya.
Pelatih asal Belanda ini menjelaskan bahwa PSIM tidak melakukan perubahan signifikan dalam pendekatan permainan yang diterapkan. Namun, terdapat fokus lain yang menjadi perhatian utama tim pelatih, yaitu menentukan formasi terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.
Di sinilah Van Gastel mulai menyaksikan adanya masalah. Ia menilai bahwa beberapa pemain belum menunjukkan komitmen yang maksimal untuk meningkatkan persaingan di dalam skuad. Keadaan ini membuat proses seleksi pemain tampak lebih mudah bagi tim pelatih, sesuatu yang menurut Van Gastel dapat menjadi sinyal tidak baik.
“Hal terpenting bagi saya adalah memilih tim utama. Saya merasa bahwa beberapa pemain justru mempermudah saya dalam membuat keputusan tersebut, dan ini sedikit mengkhawatirkan,” ujar mantan pelatih Besiktas ini.
Van Gastel berharap bahwa setiap pemain dapat saling menantang dengan performa terbaik mereka, sehingga persaingan untuk mendapatkan tempat di tim inti dapat berlangsung dengan lebih ketat. Dengan demikian, pemain yang mendapatkan kesempatan untuk tampil adalah mereka yang mampu menunjukkan kualitas dan mentalitas terbaik.
“Kadang-kadang saya merasa bahwa mereka justru membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, terdapat kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara pemain,” tegasnya.
➡️ Baca Juga: Harga Mobil Meningkat, Produsen Siapkan Strategi Baru untuk Hadapi Perubahan Pasar
➡️ Baca Juga: Integrasi Gateway Pembayaran Cryptocurrency ke Website Bisnis Secara Profesional dan Efektif




