Timnas Irak Melaju ke Piala Dunia 2026, Suporter Rayakan Setelah 40 Tahun Menanti

Warga Irak merayakan dengan penuh semangat keberhasilan tim nasional mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026, yang berlangsung pada Rabu, 1 April 2026.
Timnas Irak berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bolivia dengan skor 2-1 dalam laga play-off antar-konfederasi yang dihelat di Stadion BBVA di Monterrey, Meksiko, pada pagi hari waktu Indonesia.
Kemenangan ini menandai kembalinya Irak ke pentas akbar sepak bola dunia setelah 40 tahun absen dari ajang Piala Dunia.
Euforia langsung melanda ibu kota Baghdad, di mana ribuan orang berbondong-bondong ke jalanan, mengibarkan bendera negara, menyanyikan lagu kebangsaan, dan merayakan pencapaian luar biasa tim yang dijuluki Singa Mesopotamia.
“Perjalanan ini sangat panjang dan penuh ketegangan. Syukurlah, kami tidak dikecewakan,” ungkap Ali Othman, salah satu warga yang turut merayakan di jalan bersama teman-temannya, seperti yang dilaporkan oleh media.
Perayaan berlangsung dengan sangat meriah, suara klakson kendaraan membahana, dan teriakan “Irak, Irak!” menggema di berbagai sudut kota. Masyarakat dari beragam usia menikmati momen bersejarah ini sebagai bentuk kebanggaan nasional mereka.
Keberhasilan timnas ini memiliki makna yang lebih mendalam, terutama di tengah situasi keamanan yang tidak menentu di Irak akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Kemenangan tim nasional menjadi sumber kebahagiaan sekaligus pelipur lara bagi masyarakat.
“Ini adalah kebahagiaan sejati yang datang di saat yang sangat tepat,” ujar Khalid Mohammed, warga lainnya yang merasakan semangat perayaan tersebut.
Irak berhasil memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah melalui perjalanan panjang dalam kualifikasi. Mereka berhasil menempati posisi kedua dalam grup zona Asia dan harus melanjutkan perjuangan mereka melalui babak play-off sebelum akhirnya mendapatkan tempat di turnamen bergengsi ini.
Dalam putaran final nanti, Irak akan tergabung dalam Grup I bersama timnas Prancis, Senegal, dan Norwegia. Ini akan menjadi penampilan pertama Irak di Piala Dunia sejak mereka terakhir kali berpartisipasi pada tahun 1986.
Pelatih Graham Arnold memberikan penghargaan kepada kerja keras timnya, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan kebanggaan bagi jutaan rakyat Irak.
“Saya sangat senang kami dapat memberikan kebahagiaan kepada jutaan orang, terutama di tengah situasi yang sulit seperti sekarang,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.
➡️ Baca Juga: Kapolri Tingkatkan Pangkat Anggota Polda Metro yang Berkorban Saat Pengamanan Lebaran
➡️ Baca Juga: Review GitHub Copilot: Uji Coba 60 Hari Gratis, Layak Bayar $10/Bulan?




