Jakarta – Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memberikan tanggapan terkait pengunduran diri 159 manajer Koperasi Desa Merah Putih.
Ia menyatakan bahwa meskipun sejumlah manajer tersebut telah mengikuti program Latihan Dasar Militer (latsarmil) yang dibiayai oleh negara, hal ini tidak menyebabkan kerugian bagi negara.
“Itu adalah putra-putri bangsa kita, jadi tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Joao saat diwawancarai oleh wartawan setelah rapat di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Joao juga menjelaskan bahwa hingga bulan Oktober ini, terdapat sekitar 8.000 Koperasi Desa (Kopdes) yang akan segera beroperasi.
Menurutnya, saat ini, pihaknya sedang memastikan agar semua sarana dan operasional untuk koperasi tersebut dapat dilengkapi dengan baik.
Ketika ditanya mengenai kepastian gaji para manajer Kopdes Merah Putih, Joao memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai isu tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan terkait penempatan manajer-manajer Kopdes.
Namun, ia tidak memberikan rincian mengenai lokasi-lokasi spesifik yang telah siap untuk dioperasikan.
“Sudah, manajer-manajernya sudah ditempatkan,” tegasnya.
➡️ Baca Juga: FIFA Umumkan 52 Wasit Utama Terbaik, Termasuk Wasit Wanita untuk Piala Dunia 2026
➡️ Baca Juga: Trump Ancang-Angan Serang Iran, Pakar Ingatkan Risiko Kembali ke Zaman Batu

