slot deposit qris depo 10k
berita

Prabowo Mengunjungi Makam Margono Djojohadikusumo di Banyumas untuk Penghormatan

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi makam kakeknya, Margono Djojohadikusumo, yang terletak di Kompleks Makam Dawuhan, Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa, 28 April 2026. Kunjungan ini menjadi momen yang sangat berarti, baik bagi Prabowo maupun bagi masyarakat sekitar.

Kedatangan Presiden Prabowo ini sangat dinantikan oleh warga setempat. Mereka telah berjejer rapi di sepanjang area makam, bersemangat untuk melihat dan menyaksikan langsung sosok pemimpin mereka. Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa besar rasa hormat dan cinta mereka terhadap sosok Prabowo.

Dengan senyum yang tulus, Prabowo mendekati kerumunan dan menyapa warga yang hadir. Ia meluangkan waktu untuk menyalami satu per satu, menerima doa dan dukungan dari masyarakat yang hadir. Momen ini menjadi simbol kedekatan antara pemimpin dan rakyatnya.

“Pak Prabowo, salim, Pak. Sehat selalu, Pak!” teriak beberapa warga dengan penuh semangat, mencerminkan harapan dan dukungan mereka terhadap pemimpin yang mereka kagumi.

Margono Djojohadikusumo merupakan tokoh yang sangat berpengaruh dalam sejarah bangsa. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan memiliki kontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi negara. Karya dan dedikasinya tetap dikenang oleh generasi saat ini.

Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memberikan mandat kepada Margono untuk merancang dan melaksanakan persiapan pembentukan Bank Sentral (Bank Sirkulasi) Negara Indonesia pada tanggal 16 September 1945. Ini adalah langkah penting dalam sejarah keuangan negara.

Pada sidang Dewan Menteri Republik Indonesia yang berlangsung pada 19 September 1945, diputuskan untuk mendirikan sebuah bank milik negara yang berfungsi sebagai “Bank Sirkulasi” uang Republik, yang dikenal dengan nama Oeang Republik Indonesia (ORI). Keputusan ini menjadi landasan bagi penguatan sistem keuangan nasional.

Kemudian, pada 15 Juli 1946, Perppu nomor 2 tahun 1946 dikeluarkan, yang mengatur pendirian Bank Negara Indonesia dan penunjukan R.M. Margono Djojohadikusumo sebagai Direktur Utama BNI. Ini adalah tonggak sejarah yang menunjukkan komitmen Margono terhadap pembangunan ekonomi negara.

Kunjungan Prabowo untuk berziarah ini tidak hanya sekadar ritual spiritual, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan kepada keluarga sekaligus pengakuan terhadap jasa-jasa para pendahulu bangsa yang telah berjuang untuk kemajuan Indonesia.

Di kompleks makam yang sama, selain kakeknya, nenek Prabowo, R.A. Siti Katoemi Wirodihardjo, juga dimakamkan. Kehadiran dua tokoh ini dalam sejarah keluarga Prabowo menambah nilai historis dan emosional dalam kunjungan tersebut.

Ziarah ini dilakukan setelah Prabowo menyelesaikan agenda kunjungan kerja untuk meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE di Kalibagor pada siang hari yang sama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun sibuk dengan tugas negara, Prabowo tetap menghargai dan mengenang sejarah keluarganya.

➡️ Baca Juga: Kenapa Pixel 8a lebih worth it daripada Galaxy A55 buat mas update?

➡️ Baca Juga: Fenerbahce Blames Al Ittihad for Failed Transfers of Kante and En Nesyri

Related Articles

Back to top button