Harga Satu Superkomputer Bisa Beli 6000 Rumah Mewah Di Jakarta Kok Bisa Sebegitunya

Bayangkan sebuah mesin yang harganya setara dengan 6000 rumah mewah di Jakarta. Fakta mengejutkan ini bukan sekadar berita bohong, melainkan kenyataan di dunia teknologi tinggi.
Perangkat ini bukan komputer biasa yang kita gunakan sehari-hari. Ini adalah sistem komputasi dengan kecepatan luar biasa yang digunakan untuk penelitian nuklir dan sains kompleks.
Bagi para ilmuwan, gamer profesional, dan kreator konten, mesin seperti ini adalah aset utama. Permintaan akan komputer berperforma ekstrem terus meningkat setiap tahun.
Spesifikasi yang ditawarkan benar-benar fantastis. Prosesor kelas atas, RAM ratusan gigabyte, dan sistem pendingin super canggih menjadi standarnya.
Artikel ini akan mengungkap mengapa nilai sebuah superkomputer bisa mencapai ratusan juta rupiah. Kita akan melihat perbandingan menarik dengan properti mewah ibukota.
Mengenal Harga Superkomputer Termahal 2025 dan Perbandingannya
Di antara berbagai mesin komputasi canggih, ada satu yang menonjol sebagai yang terkuat. El Capitan memegang gelar sebagai perangkat komputasi tercepat di tahun ini.
Mesin ini memiliki kecepatan luar biasa mencapai 1.742 petaFLOPS. Artinya, ia bisa melakukan kuadriliun kalkulasi per detik dengan mudah.
El Capitan menggunakan prosesor AMD EPYC generasi ke-4 berinti 24. Ditambah dengan APU AMD Instinct MI300A yang membuat kinerjanya semakin maksimal.
Perangkat ini berada di Laboratorium Nasional Lawrence Livermore, California. Tempat ini dikenal sebagai pusat penelitian teknologi tinggi Amerika Serikat.
Fungsinya sangat vital untuk keamanan nasional. Mesin ini membantu menjaga persediaan senjata nuklir tetap aman dan terkendali.
Selain itu, El Capitan digunakan untuk penelitian ilmu material dan fisika. Eksplorasi kecerdasan buatan juga menjadi fokus utamanya.
Ini adalah mesin exascale ketiga yang pernah dibuat manusia. Program CORAL-2 dari Departemen Energi AS mendukung pengembangannya.
El Capitan menggantikan Sierra yang beroperasi sejak 2018. Peningkatan kemampuan yang signifikan menjadi alasan utama pergantian ini.
Namun, bukan El Capitan yang memegang rekor sebagai yang termahal. Fujitsu K dari Jepang memiliki nilai mencapai Rp 16,8 triliun.
Biaya operasi Fujitsu K juga sangat besar. Setiap tahunnya dibutuhkan dana Rp 140 miliar dan daya listrik 9.89 MW.
Sebagai perbandingan, nilai satu unit Fujitsu K setara dengan ratusan properti mewah di Jakarta. Ini menunjukkan betapa berharganya teknologi ini.
Apa yang Membuat Superkomputer Begitu Mahal?
Di balik kemampuan luar biasa mesin komputasi modern, tersembunyi rahasia mengapa investasinya mencapai angka yang sulit dibayangkan. Setiap komponen dirancang khusus untuk performa maksimal dengan teknologi terkini.
Prosesor dan Kinerja Tinggi
Jantung dari setiap superkomputer adalah prosesor berkinerja ekstrem. Chip seperti AMD EPYC memiliki puluhan core yang bekerja simultan.
The Edge DL menggunakan prosesor AMD EPYC 7702P dengan 64 core. Konfigurasi ini ideal untuk simulasi teknis, kecerdasan buatan, dan gaming profesional.
8Pack OrionX memakai Intel Core i9-7980XE dengan RAM 128 GB. Ditambah penyimpanan 14 TB untuk menangani data skala besar.
Perangkat ini memiliki ribuan CPU dan GPU khusus. Kekuatannya jauh melampaui komputer biasa yang kita gunakan sehari-hari.
Sistem Pendingin yang Kompleks
Kinerja tinggi menghasilkan panas yang sangat besar. Sistem pendingin menjadi krusial untuk menjaga suhu optimal.
Infrastruktur khusus diperlukan untuk mencegah overheating. Pendingin canggih menggunakan teknologi cair dan udara terkontrol.
Setiap komponen membutuhkan pengaturan temperatur presisi. Tanpa sistem ini, mesin bisa rusak dalam hitungan menit.
Penyimpanan dan Keamanan Canggih
Kapasitas penyimpanan mencapai belasan terabyte. Data penelitian dan simulasi membutuhkan ruang yang massive.
Sistem keamanan melindungi informasi vital dari ancaman. Enkripsi tingkat tinggi menjamin kerahasiaan data sensitif.
Pengembangan sampai Desember 2025 terus meningkatkan proteksi. Investasi dalam keamanan digital sangat signifikan.
Semua teknologi ini menjelaskan mengapa nilai perangkat komputasi tinggi bisa mencapai ratusan juta rupiah. Spesifikasi dan kompleksitasnya memang luar biasa.
Perbandingan Harga: Superkomputer vs Rumah Mewah di Jakarta

Mari kita lihat betapa fantastisnya nilai investasi teknologi komputasi tinggi ketika dibandingkan dengan properti mewah ibukota. Angka-angka ini bukan sekadar berita biasa, melainkan gambaran nyata dari perkembangan teknologi modern.
Fujitsu K dari Jepang memiliki nilai mencapai Rp 16,8 triliun. Dengan asumsi rumah mewah Jakarta berharga Rp 2,8 miliar, dana ini bisa membeli sekitar 6000 properti.
Perbandingan menarik juga terlihat pada Earth Simulator. Mesin ini dihargai Rp 7 triliun, setara dengan 2500 rumah mewah di ibukota.
Tianhe-2, salah satu komputer terkuat dari Tiongkok, bernilai Rp 5,4 triliun. Jumlah ini cukup untuk memiliki 1900 properti premium.
ASC Purple and Bluegene/L memiliki angka Rp 4 triliun. Investasi sebesar ini setara dengan 1400 unit rumah mewah Jakarta.
Sequoia Bluegene/Q dihargai Rp 3,5 triliun. Nilainya sama dengan 1250 properti berkualitas tinggi di ibukota.
Bahkan mesin yang relatif “terjangkau” seperti The Edge DL masih sangat mahal. Harganya mencapai Rp 821 juta, jauh di atas komputer biasa.
Perbandingan ini menunjukkan betapa besarnya investasi dalam teknologi komputasi tinggi. Setiap mesin mewakili nilai strategis untuk penelitian dan keamanan nasional.
Pemahaman tentang skala investasi ini membantu kita menghargai kemajuan teknologi. Mesin-mesin canggih ini memang memiliki tempat khusus dalam perkembangan sains dunia.
Alasan Di Balik Harga Fantastis Superkomputer

Mesin komputasi raksasa ini bukan sekadar teknologi biasa. Mereka adalah investasi strategis untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan keamanan global.
Penggunaan dalam Penelitian dan Simulasi
Perangkat ini menjadi tulang punggung penelitian ilmiah terkini. Mereka membantu ilmuwan memecahkan masalah paling rumit di dunia.
Frontier digunakan untuk penelitian kanker dan penemuan obat baru. Mesin ini menganalisis data genetik dengan kecepatan luar biasa.
Simulasi evolusi galaksi Bima Sakti juga dilakukan dengan teknologi ini. Para astronom dapat mempelajari pembentukan bintang dan planet.
Di laboratorium nasional Lawrence Livermore, El Capitan dirancang khusus. Tugas utamanya menjaga keamanan persediaan senjata nuklir AS.
Trinity bertugas memastikan persenjataan nuklir Amerika tetap aman. Sequoia menyimulasikan umur senjata nuklir dengan akurasi tinggi.
Biaya Pengembangan dan Pemeliharaan
Pengembangan teknologi mutakhir membutuhkan dana sangat besar. Setiap komponen menggunakan material dan desain terbaik.
Biaya pemeliharaan termasuk sistem pendingin canggih dan daya listrik besar. Tim ahli terus bekerja untuk menjaga kinerja optimal.
Departemen Energi AS mengalokasikan anggaran khusus untuk proyek ini. Nilai strategis untuk keamanan nasional menjadi prioritas utama.
Investasi ini sebanding dengan kontribusinya bagi kemajuan sains. Setiap penemuan baru membawa manfaat bagi seluruh umat manusia.
Contoh Superkomputer Termahal di Dunia
Dunia komputasi tinggi memiliki beberapa raksasa teknologi yang menakjubkan. Mesin-mesin ini bukan sekadar komputer biasa, melainkan sistem dengan kemampuan luar biasa.
Setiap perangkat memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri. Beberapa fokus pada kecepatan, sementara lainnya mengutamakan kapasitas pemrosesan data.
El Capitan: Superkomputer Tercepat 2025
El Capitan memegang gelar sebagai mesin tercepat di dunia. Dengan performa mencapai 1.742 petaFLOPS, ia mampu melakukan kuadriliun kalkulasi per detik.
Mesin ini berada di laboratorium nasional Lawrence Livermore. Spesifikasinya menggunakan prosesor AMD EPYC generasi terkini.
Fungsinya sangat vital untuk penelitian keamanan nasional. El Capitan membantu menjaga stok persenjataan nuklir tetap aman.
Fujitsu K: Raja Superkomputer Termahal
Fujitsu K dari Jepang memegang rekor sebagai yang termahal. Nilainya mencapai Rp 16,8 triliun, angka yang sulit dibayangkan.
Biaya operasinya juga sangat besar. Setiap tahun membutuhkan dana Rp 140 miliar dan daya listrik setara 10.000 rumah.
Mesin ini digunakan untuk berbagai penelitian ilmiah. Kemampuannya dalam pemrosesan data sangat diakui secara global.
Berikut beberapa contoh lain yang patut diketahui:
- Frontier – Superkomputer exascale pertama dengan 1.353 petaFLOPS
- Aurora – Mesin terbaru dengan performa 1.012 petaFLOPS
- Tianhe-2 – Dari Tiongkok dengan 33.860 triliun kalkulasi/detik
- Earth Simulator – Khusus model iklim global senilai Rp 7 triliun
- Sequoia Bluegene/Q – Pernah jadi tercepat di dunia
Informasi tentang mesin-mesin ini bukan sekadar berita biasa. Mereka mewakili puncak pencapaian teknologi komputasi modern.
Setiap penemuan dan pengembangan terus berlanjut hingga Desember 2025. Dunia sains dan teknologi selalu menanti inovasi terbaru.
Kesimpulan
Teknologi komputasi tinggi memang membutuhkan investasi besar. Nilainya yang setara dengan ribuan properti mewah menunjukkan betapa strategis peran mesin-mesin ini.
Spesifikasi canggih seperti prosesor khusus dan sistem pendingin kompleks menjadi alasan utama biaya tinggi. Ditambah dengan penyimpanan massive dan keamanan tingkat lanjut.
Mesin seperti El Capitan membuktikan pencapaian tertinggi manusia di bidang teknologi. Mereka membantu penelitian medis hingga simulasi keamanan nasional.
Meskipun harganya fantastis, nilai yang diberikan sangat sepadan. Perangkat komputasi ini akan terus memimpin inovasi teknologi di masa depan.
Mereka bukan sekadar komputer biasa, melainkan investasi untuk kemajuan dunia sains dan teknologi.
➡️ Baca Juga: Fakta Cloud Backup 100GB Gratis: Benarkah Cuma 15 Hari?
➡️ Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2, Siap Tantang Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026




