slot deposit qris depo 10k
bola

Jordi Amat Dihukum Kartu Merah, Pelatih Persija Mauricio Souza Sebut Pemain Berkualitas Rendah

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyampaikan penyesalan mendalam atas kartu merah yang diterima oleh Jordi Amat dalam laga melawan Bhayangkara FC, yang berakhir dengan kekalahan 2-3 untuk timnya pada pekan ke-26 Super League 2025/2026, berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda pada hari Minggu, 5 April 2026.

Mauricio menilai bahwa kartu merah tersebut sangat mempengaruhi ritme permainan Persija, terutama saat harus bermain dengan sepuluh pemain di awal babak kedua dengan kedudukan 1-1. Keadaan ini membuat strategi permainan yang telah disiapkan tidak bisa diterapkan secara maksimal.

“Jordi melakukan kesalahan yang berujung pada kartu merah itu. Saya percaya, jika kita melihat babak pertama, terutama pada 10 hingga 15 menit awal, kita seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol,” ungkap Mauricio saat berbincang dengan awak media setelah pertandingan.

Pelatih berkebangsaan Brasil ini menjelaskan bahwa Persija sebenarnya menunjukkan performa yang cukup baik di awal pertandingan dan berhasil menciptakan sejumlah peluang menjanjikan. Namun, momentum positif itu hilang setelah Jordi Amat menerima kartu merah.

Setelah sempat unggul melalui gol Fabio Calonego, Persija tidak mampu mempertahankan keunggulan mereka. Bhayangkara FC berhasil mencetak dua gol tambahan, membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dengan skor 3-2.

“Di babak kedua, meskipun dengan satu pemain kurang, saya sebenarnya masih berharap bisa mencetak satu gol lagi karena kita sangat membutuhkan tiga poin. Kita berhasil mencetak gol, namun kemudian kebobolan dari situasi bola mati. Kami kemudian berupaya kembali untuk meraih hasil maksimal, tetapi kebobolan di serangan balik,” jelas Mauricio.

Menurut Mauricio, pergeseran total dalam pertandingan terjadi setelah kartu merah yang diterima oleh Jordi. Persija tidak lagi mampu menerapkan rencana permainan yang semula telah disusun.

“Dengan kurang satu pemain, dinamika pertandingan berubah sepenuhnya. Strategi kami selanjutnya adalah bertahan dan berusaha memanfaatkan satu atau dua peluang serangan balik,” ujarnya.

Mauricio juga meyakini bahwa hasil akhir pertandingan bisa berbeda jika Persija tetap bermain dengan sebelas pemain. Ia mencatat bahwa timnya telah mempersiapkan strategi untuk mengeksploitasi ruang kosong yang ditinggalkan lawan, namun hanya dapat diterapkan pada 10 hingga 15 menit awal pertandingan.

“Saya menuntut agar para pemain meningkatkan kinerja mereka secara individu. Strategi yang baik tidak akan berjalan maksimal jika performa teknis dari pemain tidak memadai,” tegas Mauricio.

➡️ Baca Juga: Fakta CapCut: 500 Juta Pengguna, Fitur Gratis Terbatas. Apa Saja Perbedaan Versi Free dan Pro?

➡️ Baca Juga: Galatasaray and Real Betis in Talks to Sign Sergi Altimira

Related Articles

Back to top button