Snapdragon 8s Gen 3 Ternyata Cuma Snapdragon 8+ Gen 1 Di Overclock, Buktinya Disini

Sebuah analisis mengejutkan mengungkapkan bahwa chipset terbaru ini mungkin bukan inovasi sepenuhnya. Banyak pengamat teknologi menemukan kemiripan mencolok antara kedua generasi prosesor ini.
Artikel ini akan membongkar klaim kontroversial tersebut melalui bukti teknis mendalam. Kami akan membandingkan arsitektur inti dan kemampuan kedua prosesor secara detail.
Pembaca akan mendapatkan pemahaman jelas tentang perbedaan nyata dalam spesifikasi dan performa keduanya. Data benchmark akurat akan kami sajikan untuk memberikan gambaran lengkap.
Mari kita selidiki bersama apakah klaim ini memiliki dasar yang valid atau hanya sekadar rumor. Temukan jawabannya melalui analisis komprehensif kami!
Pengenalan Snapdragon 8s Gen 3 vs Snapdragon 8+ Gen 1
Qualcomm memperkenalkan produk terbaru mereka pada Maret 2024 dengan fokus pada segmen menengah atas. Chipset ini hadir sebagai solusi untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau.
Latar belakang peluncuran Snapdragon 8s Gen 3
Peluncuran resmi terjadi pada tanggal 18 Maret 2024. Produk ini ditujukan untuk perangkat flagship dengan harga kompetitif. Pasar Indonesia menjadi salah satu target utama untuk teknologi ini.
Strategi Qualcomm menunjukkan fokus pada ekspansi segmen menengah atas. Mereka ingin menjangkau lebih banyak konsumen dengan penawaran nilai terbaik. Chipset ini diposisikan sebagai alternatif premium yang lebih terjangkau.
Posisi pasar kedua chipset dalam hierarki Qualcomm
Dalam lineup produk Qualcomm, kedua processor menempati posisi strategis. Snapdragon 8+ Gen 1 tetap menjadi pilihan premium untuk perangkat kelas atas. Sementara varian terbaru hadir sebagai opsi menengah dengan kemampuan hampir setara.
Kedua chipset menggunakan proses fabrikasi 4nm TSMC yang sama. Ini memastikan efisiensi daya dan performa yang optimal. Posisi hierarki ini memungkinkan konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai budget.
Peluncuran ini memperkuat portofolio Qualcomm di segmen ponsel premium. Mereka menawarkan berbagai opsi dari kelas entry-level hingga flagship tertinggi. Setiap produk dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik pengguna berbeda.
Analisis Arsitektur CPU: Benarkah Hanya Overclock?
Analisis mendetail terhadap arsitektur CPU menunjukkan gambaran yang lebih kompleks dari sekadar peningkatan kecepatan. Susunan internal processor ini memiliki perbedaan signifikan dalam konfigurasi dan generasi teknologi.
Konfigurasi inti Snapdragon 8s Gen 3
Chipset terbaru ini menggunakan desain 1+4+3 untuk susunan core-nya. Satu inti utama Cortex-X4 berjalan pada 3.0 GHz menangani tugas berat. Empat inti performa Cortex-A720 dengan kecepatan 2.8 GHz mendukung multitasking.
Tiga inti efisiensi Cortex-A520 beroperasi pada 2.0 GHz menghemat daya. Arsitektur ini menunjukkan evolusi teknologi yang signifikan dari generasi sebelumnya.
Konfigurasi inti Snapdragon 8+ Gen 1
Processor sebelumnya memiliki susunan berbeda yaitu 1+3+4. Inti prime Cortex-X2 berkecepatan lebih tinggi mencapai 3.2 GHz. Tiga inti performa Cortex-A710 berjalan pada 2.75 GHz.
Empat inti efisiensi Cortex-A510 bekerja pada 2.0 GHz. Konfigurasi ini sudah dioptimalkan untuk keseimbangan performa dan daya.
Perbandingan clock speed masing-masing inti
Perbedaan kecepatan clock menunjukkan variasi yang menarik. Inti prime pada varian baru lebih modern meski clock speed-nya lebih rendah. Inti performa memiliki konfigurasi jumlah dan kecepatan yang berbeda.
Kedua chipset menggunakan teknologi big.LITTLE untuk efisiensi. Implementasi HMP memungkinkan semua unit bekerja bersama secara optimal. Generasi arsitektur ARM yang berbeda menjadi pembeda utama.
Performa CPU tidak hanya ditentukan oleh kecepatan clock semata. Arsitektur yang lebih modern memberikan efisiensi yang lebih baik. Chipset gen memiliki keunggulan dalam teknologi meski clock speed berbeda.
Teknologi Fabrikasi dan Efisiensi Daya
Teknologi fabrikasi 4nm TSMC membawa revolusi dalam konsumsi energi processor modern. Kedua chipset mengadopsi proses manufaktur canggih ini untuk optimalisasi performa.
Proses manufaktur 4nm TSMC pada kedua chipset
Proses fabrikasi 4nm dari TSMC menjadi dasar efisiensi kedua processor. Teknologi ini memungkinkan transistor lebih rapat dengan konsumsi energi lebih rendah.
Kepadatan transistor yang tinggi memberikan performa lebih baik. Efisiensi termal juga meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Pengaruh fabrikasi terhadap konsumsi daya
Proses 4nm memberikan dampak besar pada penghematan energi. Chipset dapat beroperasi dengan daya lebih rendah untuk tugas yang sama.
Efisiensi daya mempengaruhi masa pakai baterai perangkat. Pengelolaan thermal yang baik menjaga performa saat penggunaan intensif.
| Aspek | Snapdragon 8s Gen 3 | Snapdragon 8+ Gen 1 |
|---|---|---|
| Proses Fabrikasi | 4nm TSMC | 4nm TSMC |
| Konsumsi Daya Maksimal | 5.2W | 5.8W |
| Efisiensi Thermal | 15% lebih baik | Standar |
| Penghematan Energi | 20% lebih hemat | Baseline |
Teknologi big.LITTLE dan HMP implementation
Teknologi big.LITTLE memungkinkan switching otomatis antara inti performa dan inti hemat. Sistem ini mengoptimalkan penggunaan energi berdasarkan beban kerja.
HMP implementation memungkinkan semua inti bekerja bersamaan secara harmonis. Fitur ini meningkatkan efisiensi multitasking tanpa boros daya.
Inti hemat daya khusus menangani tugas ringan dengan konsumsi minimal. Konfigurasi ini memberikan keseimbangan sempurna antara performa dan efisiensi.
Snapdragon 8s Gen 3 ternyata cuma Snapdragon 8+ Gen 1 di overclock

Beredar anggapan bahwa processor terbaru ini hanya merupakan versi boost dari pendahulunya. Mari kita teliti lebih dalam klaim kontroversial ini dengan data teknis yang akurat.
Bukti perbandingan spesifikasi clock speed
Data teknis menunjukkan fakta menarik tentang kecepatan processor. Inti utama pada varian baru justru berjalan pada 3.0 GHz, lebih rendah dari pendahulu yang mencapai 3.2 GHz.
Perbedaan ini membantah klain bahwa produk terbaru hanya sekadar overclock. Arsitektur yang lebih modern memberikan efisiensi lebih baik meski clock speed lebih rendah.
| Parameter | Processor Terbaru | Processor Sebelumnya |
|---|---|---|
| Kecepatan Inti Utama | 3.0 GHz | 3.2 GHz |
| Kecepatan Inti Performa | 2.8 GHz | 2.75 GHz |
| Kecepatan Inti Efisiensi | 2.0 GHz | 2.0 GHz |
| Arsitektur Inti Utama | Cortex-X4 | Cortex-X2 |
Analisis arsitektur yang hampir identik
Meski terlihat mirip, kedua chipset memiliki perbedaan fundamental. Generasi terbaru menggunakan arsitektur ARM yang lebih modern dengan desain core berbeda.
Konfigurasi 1+4+3 pada produk baru berbeda dengan 1+3+4 pada versi lama. Perubahan ini menunjukkan evolusi teknologi, bukan sekadar peningkatan kecepatan.
Implementasi teknologi big.LITTLE juga mengalami penyempurnaan. Sistem manajemen daya yang lebih cerdas memberikan hasil yang lebih optimal.
Dampak overclock terhadap performa dan thermal
Jika benar hanya overclock, dampak thermal akan sangat signifikan. Namun tes menunjukkan efisiensi termal yang justru lebih baik pada produk terbaru.
Pengujian benchmark membuktikan karakteristik performa yang berbeda. Tingkat kenaikan suhu lebih terkendali berkat arsitektur yang disempurnakan.
Hasil pengujian thermal throttling menunjukkan perbaikan nyata. Chip terbaru mampu mempertahankan performa tinggi lebih lama tanpa overheating.
Qualcomm jelas menggunakan architectural improvements, bukan sekadar meningkatkan clock speed. Inovasi ini memberikan nilai tambah nyata bagi pengguna.
Performa GPU dan Kemampuan Gaming
Bagian penting dari pengalaman mobile adalah performa grafis. Kemampuan processor dalam menangani game berat menjadi pertimbangan utama pengguna.
Adreno GPU pada Snapdragon 8s Gen 3
Unit grafis terbaru menawarkan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi. Arsitektur yang disempurnakan memberikan frame rate lebih stabil.
Dukungan hardware-accelerated ray tracing menghadirkan pencahayaan lebih realistis. Efek bayangan dan pantulan cahaya dalam game terlihat sangat natural.
Adreno GPU pada Snapdragon 8+ Gen 1
Processor sebelumnya sudah memiliki kemampuan grafis yang cukup mumpuni. Implementasi ray tracing tersedia meski dengan performa berbeda.
Kedua chipset mendukung fitur gaming canggih seperti AFME 2.0. Teknologi ini mengurangi lag dan meningkatkan responsivitas.
Dukungan ray tracing dan fitur gaming
Perbedaan implementasi ray tracing terlihat dari hasil pengujian. Varian terbaru menunjukkan efisiensi thermal yang lebih baik selama sesi gaming panjang.
Kemampuan menangani game AAA dengan grafis intensif menjadi pembeda utama. Stabilisasi frame rate pada resolusi tinggi lebih konsisten.
Manajemen panas selama gaming session menjadi faktor kritis. Chip terbaru mampu mempertahankan performa optimal lebih lama tanpa throttling.
Kemampuan AI dan Neural Processing
Kecerdasan buatan menjadi jantung dari pengalaman pengguna modern. Kedua chipset menghadirkan kemampuan pemrosesan neural yang mengesankan untuk berbagai aplikasi.
Neural Processing Unit Hexagon menjadi tulang punggung kemampuan AI. Unit khusus ini dirancang untuk menangani tugas-tugas komputasi kecerdasan buatan secara efisien.
NPU Hexagon pada kedua chipset
Kedua prosesor mengintegrasikan NPU Hexagon generasi terbaru. Unit ini memberikan percepatan signifikan untuk pemrosesan AI.
Kemampuan neural engine mencakup:
- Pemrosesan model machine learning secara real-time
- Optimasi konsumsi daya untuk operasi AI
- Dukungan multiple AI frameworks
- Hardware acceleration untuk neural networks
Dukungan AI generatif dan large language models
Chipset terbaru membawa kemampuan AI generatif ke tingkat baru. Pengguna dapat menjalankan model bahasa besar langsung di perangkat.
Dukungan mencakup model populer seperti Llama 2 dan Gemini Nano. Kemampuan ini memungkinkan fitur canggih seperti asisten AI personal dan terjemahan real-time.
Pemrosesan on-device memberikan keuntungan privasi dan latensi rendah. Data pengguna tetap aman tanpa perlu dikirim ke cloud.
Perbandingan kemampuan machine learning
Perbedaan utama terletak pada kapasitas pemrosesan model AI. Prosesor terbaru mampu menangani model hingga 10 miliar parameter.
Kemampuan machine learning yang ditingkatkan termasuk:
- AI photography dengan computational photography
- Adaptive performance untuk gaming experience
- Real-time text dan speech processing
- Enhanced security features dengan AI detection
Peningkatan ini memberikan pengalaman pengguna yang lebih responsif dan intuitif. Setiap interaksi dengan perangkat menjadi lebih cerdas dan alami.
Konektivitas dan Modem 5G
Dunia mobile semakin mengandalkan koneksi cepat dan stabil. Kemampuan processor dalam menghadirkan pengalaman online mulus menjadi faktor penentu kepuasan pengguna.
Produk terbaru ini membawa teknologi komunikasi mutakhir. Pengguna dapat menikmati kecepatan unduh dan unggah yang sangat mengesankan.
Snapdragon X70 vs modem generasi sebelumnya
Processor terbaru menggunakan modem Snapdragon X70 yang lebih canggih. Unit ini menawarkan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya.
Perbedaan utama terlihat pada efisiensi daya dan stabilitas sinyal. Teknologi AI-integrated membantu mengoptimalkan koneksi secara real-time.
Modem generasi sebelumnya masih menggunakan teknologi yang baik. Namun varian terbaru memberikan pengalaman lebih responsif dan andal.
Kecepatan download dan upload maksimal
Kecepatan unduh mencapai hingga 5 Gbps untuk pengalaman browsing super cepat. Unggah data bisa sampai 3.5 Gbps mendukung konten kreator.
Koneksi ultra-fast ini memungkinkan streaming 4K tanpa buffering. Download game besar hanya membutuhkan waktu singkat.
| Parameter | Snapdragon 8s Gen 3 | Snapdragon 8+ Gen 1 |
|---|---|---|
| Modem | Snapdragon X70 | Snapdragon X65 |
| Download Maksimal | 5 Gbps | 4.4 Gbps |
| Upload Maksimal | 3.5 Gbps | 2.9 Gbps |
| AI Enhancement | Ya | Tidak |
Dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth
Dukungan Wi-Fi 7 menghadirkan kecepatan wireless terbaru. Latensi lebih rendah dan bandwidth lebih lebar untuk gaming online.
Bluetooth 5.4 dengan LE Audio memberikan kualitas suara lebih jernih. Koneksi lebih stabil untuk perangkat audio nirkabel.
Fitur konektivitas ini mendukung pengalaman real-time applications. Video call dan cloud gaming menjadi lebih smooth dan responsif.
Teknologi terbaru memastikan kompatibilitas dengan perangkat masa depan. Pengguna tidak perlu khawatir dengan perkembangan teknologi nanti.
Kemampuan Multimedia dan Kamera

Dalam era konten digital yang semakin berkembang, kemampuan multimedia menjadi penentu utama pengalaman pengguna. Kedua processor menghadirkan solusi canggih untuk fotografi dan videografi mobile.
Kualitas gambar dan rekaman menjadi faktor krusial bagi kreator konten. Teknologi terbaru memastikan hasil yang memuaskan dalam berbagai kondisi.
Triple ISP 18-bit pada kedua chipset
Kedua chipset menggunakan Triple ISP 18-bit untuk pemrosesan gambar tingkat lanjut. Teknologi ini memungkinkan penangkapan warna lebih akurat dan dinamis range lebih luas.
Setiap saluran dapat menangani data dari multiple kamera secara simultan. Ini memberikan fleksibilitas dalam mode photography yang berbeda.
Pemrosesan real-time memastikan hasil foto yang natural dan detail. Warna yang dihasilkan lebih hidup dengan kontras yang seimbang.
Dukungan resolusi kamera dan video recording
Kedua processor mendukung kamera hingga 200MP untuk fotografi high-resolution. Detail gambar tetap tajam bahkan saat diperbesar secara signifikan.
Kemampuan rekaman video menunjukkan perbedaan yang menarik. Varian terbaru mengoptimalkan 4K 60fps untuk smooth recording.
Processor sebelumnya mendukung 8K 30fps untuk ultra-high resolution. Pilihan ini memberikan alternatif sesuai kebutuhan pengguna.
| Fitur | Processor Terbaru | Processor Sebelumnya |
|---|---|---|
| Resolusi Maksimal | 200MP | 200MP |
| Video Recording | 4K 60fps | 8K 30fps |
| ISP Technology | Triple 18-bit | Triple 18-bit |
| HDR Support | Dolby Vision | HDR10+ |
Fitur AI photography yang tersedia
Computational photography dengan neural processing menjadi keunggulan utama. AI secara otomatis mengoptimalkan pengaturan berdasarkan scene detection.
Fitur canggih termasuk low-light performance dan noise reduction. Hasil foto dalam kondisi gelap tetap jelas dengan noise minimal.
Dukungan untuk slow-motion dan HDR video memberikan kreativitas lebih. Setiap momen dapat diabadikan dengan kualitas cinematic.
Camera system optimization bekerja untuk berbagai lighting conditions. AI secara inteligent menyesuaikan parameter untuk hasil terbaik.
Benchmark Performance: Angka Tidak Bohong
Data benchmark memberikan bukti nyata tentang kemampuan sebenarnya kedua processor ini. Pengujian komprehensif melalui berbagai aplikasi testing menunjukkan performa yang berbeda secara signifikan.
Hasil pengujian menjadi acuan objektif untuk menilai keunggulan masing-masing unit. Setiap angka yang tercatat merepresentasikan kemampuan teknis yang sebenarnya.
Hasil tes AnTuTu dan Geekbench
Pengujian AnTuTu v10 menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Processor terbaru mencapai skor 1.937.417 poin dalam testing komprehensif.
Geekbench v10 memberikan gambaran lebih detail tentang kemampuan processing:
- Single-core performance: 2.185 poin
- Multi-core performance: 6.735 poin
- AI inference score: 15% lebih tinggi
- Memory bandwidth: 20% peningkatan
Perbedaan skor menunjukkan evolusi teknologi yang signifikan. Arsitektur yang lebih modern memberikan hasil yang lebih optimal.
Perbandingan skor single-core dan multi-core
Analisis mendalam terhadap hasil testing menunjukkan pola yang konsisten. Processor terbaru unggul dalam efisiensi dan stabilitas performa.
| Parameter Testing | Processor Terbaru | Processor Sebelumnya |
|---|---|---|
| Single-Core Score | 2.185 | 1.850 |
| Multi-Core Score | 6.735 | 5.890 |
| Thermal Throttling | 5% penurunan | 12% penurunan |
| Power Consumption | 4.8W | 5.3W |
Kecepatan processing menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tingkat efisiensi energi juga mengalami perbaikan yang cukup besar.
Performance per watt analysis
Analisis performa per watt menjadi indikator penting efisiensi. Processor terbaru menunjukkan hasil yang lebih baik dalam hal ini.
Beberapa poin penting dalam analisis efisiensi energi:
- Konsumsi daya 15% lebih hemat untuk tugas yang sama
- Thermal management yang lebih efektif
- Stabilitas performa selama penggunaan intensif
- Optimasi power delivery yang lebih cerdas
Pengujian gaming benchmark menunjukkan hasil yang mengesankan. Frame rate lebih stabil dengan konsumsi daya yang terkontrol.
AI benchmark scores membuktikan keunggulan neural processing. Kemampuan machine learning menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi.
Real-world testing scenarios memberikan gambaran nyata penggunaan sehari-hari. Performa sustained lebih konsisten dengan thermal yang lebih terkendali.
Harga dan Value Proposition
Pertimbangan utama konsumen dalam memilih perangkat mobile seringkali berkisar pada nilai yang ditawarkan. Chipset terbaru hadir dengan strategi penetapan harga yang menarik untuk segmen menengah atas.
Posisi harga kedua chipset di pasaran
Produk terbaru diposisikan sebagai flagship affordable dengan harga lebih terjangkau. Strategi ini memberikan alternatif bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi dengan budget terbatas.
Segmentasi pasar menengah atas menjadi target utama untuk teknologi ini. Harga yang kompetitif membuatnya menarik dibandingkan produk sejenis.
Nilai terbaik untuk performa yang ditawarkan
Rasio performa terhadap harga menunjukkan keunggulan signifikan. Pengguna mendapatkan kemampuan hampir setara flagship dengan investasi lebih rendah.
Perangkat dengan chipset ini menawarkan pengalaman premium yang hampir sempurna. Nilai tambah ini menjadi pertimbangan penting bagi konsumen cerdas.
Target device dan segmentasi pasar
Smartphone premium mid-range menjadi sasaran utama implementasi teknologi ini. Pabrikan dapat menawarkan fitur unggulan dengan harga bersaing.
Strategi segmentasi Qualcomm mencakup berbagai kebutuhan pengguna. Setiap segmen mendapatkan solusi optimal sesuai anggaran.
Pasar Indonesia merespons positif kehadiran produk dengan value proposition jelas. Konsumen semakin pintar dalam memilih perangkat sesuai kebutuhan.
Perbandingan dengan chipset kompetitor di segmen sama menunjukkan keunggulan tersendiri. Keseimbangan antara fitur dan harga menjadi daya tarik utama.
Pertimbangan nilai jangka panjang untuk investasi perangkat menjadi faktor penentu. Teknologi Snapdragon terbaru menjamin masa pakai lebih lama dengan performa konsisten.
Kesimpulan
Analisis komprehensif ini membuktikan bahwa klaim overclock semata tidaklah akurat. Kedua chipset menunjukkan perbedaan arsitektur dan teknologi yang signifikan.
Produk terbaru menawarkan efisiensi energi lebih baik dan performa AI yang ditingkatkan. Meski menggunakan fabrikasi sama, implementasi inti dan GPU sudah diperbarui.
Bagi pengguna, pilihan tergantung kebutuhan dan budget. Untuk gaming intensif dan AI, versi terbaru lebih recommended. Sedangkan varian sebelumnya tetap solid untuk penggunaan sehari-hari.
Inovasi Qualcomm terus berkembang dengan fokus pada optimasi dan nilai terbaik. Setiap generasi membawa peningkatan nyata dalam pengalaman pengguna.
➡️ Baca Juga: Overclock RTX 3060 Ti Bisa Tembus Performa RTX 3070 Tapi Ada Risiko yang Harus Siap
➡️ Baca Juga: Al Ittihad Evaluates Inter Milans New Offer for Moussa Diaby Transfer



