mataair.or.id, — Semarang. Mengisi akhir pekan, manajer Kota BPUN se Jawa Tengah dan DIY menghadiri agenda konsolidasi dan bimbingan teknis menuju BPUN 2018 di Semarang. Selain menjadi forum tukar pikiran antar manajer kota wilayah, pertemuan sederhana ini diharapkan menghasilkan ide ide dan masukan yang strategis untuk BPUN 2018. Bertempat di Resto Jowo Deles Semarang, pertemuan ini dihadiri oleh 40 orang perwakilan manajer kota dari 13 wilayah dan Ketua Yayasan MataAir yaitu Abdurrahman S Fauz. Para manajer kota yang berasal dari berbagai PTN di Jawa Tengah dan DIY terlihat antusias mengikuti pertemuan ini, mereka berharap dapat membawa oleh oleh berupa ide ide segar dan strategis untuk kemajuan BPUN 2018 pasca pertemuan ini.

Senada dengan manajer kota, Abdurrahman S Fauz juga berharap BPUN tahun ini harus lebih baik dan lebih bermanfaat. “Dalam proses persiapan BPUN 2018 perlu ada keseriusan disertai ketulusan dan bekerja dengan hati bukan sekedar formalitas atau gagah gagahan. Apabila semua persiapan ini dilakukan dengan maksimal, saya haqqul yaqin hasilnya pun akan maksimal.” ungkap pria yang lebih akrab disapa Gus Fauz ini. Di tahun ke 10 berjalan ini, tentunya BPUN harus lebih memberi manfaat bagi santri NU secara spesifik, dan pelajar Indonesia secara umum. “Nafas awal BPUN diinisiasi untuk mendampingi santri yang secara akses informasi yang sangat minim dibanding SMA unggulan, bagaimana bisa masuk PTN, berjejaring dan bertahan hidup selama menjadi mahasiswa. Alumni sanlat BPUN juga harus mampu mengisi ruang-ruang gagasan strategis baik di tingkatan alumni melalui jaringan intelektual, ataupun di tingkatan masyarakat melalui pengabdian pendampingan pendidikan yang nyata.” tutup Gus Fauz.    


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.