Site icon MataAir

Safari Ramadan di Boyolali, PSI Dorong Santri untuk Menguasai Teknologi Modern

Safari Ramadan di Boyolali, PSI Dorong Santri untuk Menguasai Teknologi Modern

Safari Ramadan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Boyolali, Jawa Tengah, tidak hanya sekadar acara silaturahmi biasa. Dalam kesempatan ini, Ketua DPP PSI yang membidangi Hukum dan HAM, Nasrullah, hadir untuk memberikan dorongan dan wawasan baru bagi ratusan santri yang belajar di dua Pondok Pesantren Muhammadiyah.

Nasrullah, yang akrab dipanggil Bro Nas, tidak datang dengan tangan hampa. Ia berusaha menyuntikkan semangat kepada para santri agar mereka dapat bersaing di kancah global di era yang penuh perubahan ini.

Dalam pidatonya, Nasrullah menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai “kunci” untuk membuka akses ke dunia yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa santri tidak seharusnya hanya puas dengan keterampilan berbahasa yang umum.

“Untuk mempermudah jalan menuju kesuksesan di masa depan, penting untuk menguasai bahasa yang lebih dari sekadar bahasa Arab dan Inggris. Menambah kemampuan berbahasa Mandarin juga sangat diperlukan,” ungkap Nasrullah, seperti yang dilaporkan pada Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam pandangan Ketua Mahkamah Partai PSI ini, penguasaan bahasa asing sangat relevan dengan perluasan jejaring sosial dan kesempatan yang ada.

“Dengan menguasai bahasa asing, Anda akan memiliki lebih banyak peluang untuk memperluas jaringan pertemanan. Koneksi yang luas ini pada gilirannya dapat berpengaruh positif terhadap rezeki yang lebih melimpah,” tambahnya.

Namun, Nasrullah tidak hanya fokus pada bahasa. Ia juga mengingatkan santri tentang pentingnya menguasai teknologi. Menurutnya, perubahan di dunia saat ini berlangsung dengan sangat cepat, sehingga hanya mereka yang mampu beradaptasi yang dapat bertahan.

“Selain keterampilan berbahasa, kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap kemajuan teknologi juga sangat krusial,” jelasnya.

Nasrullah juga membagikan pengalamannya pribadi. Ia bercerita tentang perjalanan kariernya yang tidak instan, dimulai dari keterlibatannya dalam organisasi sejak masa SMP di kampung halamannya, hingga kini menjabat di tingkat nasional.

Kunjungan ini juga disertai dengan pembagian ratusan “Kado Ramadhan” kepada para santri. Kegiatan ini merupakan implementasi dari instruksi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang mendorong para kader untuk terlibat langsung di pesantren demi mendukung penguatan sumber daya manusia sejak usia dini.

Ahmad Ali, selaku Ketua Harian DPP PSI, menegaskan pentingnya kedekatan antara partai dan kalangan pesantren.

“Kami melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para guru, kyai, dan ulama yang selama ini menjaga dan mengajarkan nilai-nilai moral bangsa,” ungkap Ahmad Ali.

➡️ Baca Juga: 5 Drama Korea Terbaru Februari 2026: Dari Thriller hingga Romantis

➡️ Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 3 vs Dimensity 9300 mana yang lebih kencang buat main game berat

Exit mobile version