Site icon MataAir

Polisi Konfirmasi Posko GRIB Kebakaran Bukan Akibat Bom Molotov, Api Diduga dari Korsleting Charger HP

Polisi Konfirmasi Posko GRIB Kebakaran Bukan Akibat Bom Molotov, Api Diduga dari Korsleting Charger HP

Jakarta – Posko organisasi masyarakat GRIB Jaya yang terletak di Jalan Manunggal V, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengalami kebakaran pada Senin dini hari, 31 Agustus 2026.

Dalam insiden tersebut, tidak terdapat korban jiwa ataupun luka-luka. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 40 menit setelah kedatangan mereka di lokasi kejadian.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Nasriadi, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Ia menjelaskan bahwa tidak ada indikasi bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh tindakan yang disengaja.

“Sementara ini, kami menduga bahwa kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada orang yang masuk ke dalam bangunan saat kejadian,” jelas Nasriadi saat dikonfirmasi di Jakarta pada Senin, 31 Agustus 2026.

Nasriadi juga menegaskan bahwa laporan mengenai kebakaran yang disebabkan oleh pelemparan bom molotov adalah tidak benar.

“Dari hasil penyelidikan kami, tidak ada bom molotov yang ditemukan. Ini murni akibat korsleting listrik,” tegas Nasriadi.

Meskipun penyebab kebakaran telah teridentifikasi, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan sumber api dengan lebih akurat. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polrestro Jakarta Barat sudah ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.

“Tim Labfor akan melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas tentang sumber api,” tuturnya.

Dugaan penyebab kebakaran yang berasal dari korsleting listrik semakin diperkuat oleh hasil pengecekan yang dilakukan oleh DPP GRIB Jaya. Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, menyatakan bahwa sumber api diduga berasal dari perangkat pengisi daya ponsel yang diletakkan di atas kulkas.

“Berdasarkan pemeriksaan dan identifikasi di lokasi kejadian, kami menemukan bahwa sumber api berasal dari korsleting listrik yang diakibatkan oleh charger ponsel yang diletakkan di atas kulkas,” ungkap Wilson Colling.

Wilson juga menambahkan bahwa percikan api dari charger tersebut menyambar benda-benda lain di sekitarnya.

“Percikan api dari charger itu kemudian menjalar ke area sofa dan merambat ke bagian plafon ruangan,” jelasnya.

Walaupun api sempat membesar, ia menegaskan bahwa kebakaran tersebut tidak menyebar ke ruangan lain atau bangunan di sekitarnya.

“Api tidak sampai menjalar ke ruangan lain atau bangunan di sekitar posko,” kata Wilson.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa posko GRIB yang berlokasi di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat terbakar pada Senin dini hari, 31 Agustus 2026.

➡️ Baca Juga: IHSG Menguat, Bursa Asia Siap Rebound Didorong Optimisme Kesepakatan Iran-AS

➡️ Baca Juga: Dubes Iran Puji Indonesia Sebagai Fasilitator Perdamaian yang Efektif

Exit mobile version