Pelatih Barcelona Hansi Flick Siap Hadapi Newcastle United di Babak 16 Besar Liga Champions

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan tanggapan terhadap hasil undian yang mempertemukan timnya dengan Newcastle United di babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan ini tentunya menjadi sorotan bagi banyak penggemar sepak bola, mengingat kedua tim memiliki sejarah dan kualitas yang patut diperhitungkan.
Flick menggarisbawahi bahwa Newcastle bukanlah tim yang bisa dianggap remeh. Ia menolak anggapan bahwa Barcelona berada dalam posisi menguntungkan hanya karena tidak bertemu PSG. Menurutnya, setiap tim di Liga Champions memiliki kualitas yang setara, sehingga tidak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
“Setiap pertandingan itu penting. Saya tidak merayakan karena tidak menghadapi PSG. Kita harus menghormati lawan kita,” kata Flick, merujuk pada pentingnya menghargai setiap lawan yang dihadapi.
Pelatih asal Jerman ini juga menegaskan bahwa Newcastle memiliki motivasi dan ambisi yang sama besarnya untuk melaju jauh dalam kompetisi, bahkan bertekad untuk meraih gelar juara Liga Champions di musim ini.
Pada pertemuan sebelumnya, Barcelona berhasil mengalahkan Newcastle dengan skor 2-1 di Stadion St. James’ Park, berkat dua gol dari Marcus Rashford. Namun, Flick menekankan bahwa hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan, sebab fase gugur Liga Champions mempunyai tekanan dan dinamika yang berbeda dibandingkan dengan fase grup.
Jika Barcelona berhasil melewati hadangan Newcastle, mereka berpotensi berjumpa dengan pemenang antara Tottenham Hotspur atau Atletico Madrid di perempat final, yang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi tim asuhan Flick.
Flick juga menyoroti pentingnya periode jeda dua pekan yang baru saja dilalui Barcelona, di mana timnya lolos otomatis tanpa melalui babak play-off. Jeda ini dipandang sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi laga-laga penting ke depan.
Dalam sesi latihan, Hansi Flick menyatakan bahwa fokus utama tim adalah meningkatkan kemampuan duel individu dan penguasaan bola. Hal ini menjadi sangat penting terutama setelah laga melawan Villarreal CF, di mana timnya mengalami kesulitan dalam mempertahankan penguasaan bola.
“Kami memiliki tujuh pertandingan sebelum jeda internasional dan pertandingan berikutnya menjadi kesempatan pertama untuk memulai dengan baik,” ungkap Flick, menekankan pentingnya memulai dengan performa yang solid di laga-laga mendatang.
Dengan semua persiapan yang dilakukan, Hansi Flick dan Barcelona bertekad untuk menghadapi setiap tantangan, dimulai dengan pertemuan melawan Newcastle United. Kesiapan tim dan strategi yang matang diharapkan dapat membawa mereka melangkah lebih jauh dalam kompetisi prestisius ini.
➡️ Baca Juga: Xiaomi Perluas Uji Global HyperOS 3.1 Berbasis Android 16 ke 11 Perangkat, Simak Daftarnya!
➡️ Baca Juga: Bocoran Infinix Note 60 Pro: Snapdragon 7s Gen 4, Android 16, dan Baterai Jumbo
