News

Karakter Moral dan Kinerja, Modal Pesantren Hadapai Tantangan Global

Jakarta, iyf.or.id – Menghadapi era persaingan yang semakin ketat sekarang ini lulusan pesantren punya dua modal utama, yaitu karakter moral yang kuat dan karakter kinerja. Keduanya akan menjadi model membentuk generasi muda islam yang tak hanya punya kepribadian berakhlakul karimah, tapi juga sanggup bersaing di era global.

Hal ini disampaikan Kemenaker dalam sela-sela kunjungan di Pondok Pesantren An Nidah Al Islamy Jl. KH Mas Mansur, Bekasi, Jawa Barat, minggu (12/8/18).

Dilansir dari kompas.com Kemenaker juga menekankan kepada masyarakat tidak ragu menitipkan anaknya di pesantren. Keunggulan pesantren adalah sungguh-sungguh mendidik santri menjadi generasi dengan kepribadian yang kuat, beriman, sekaligus cinta kepada negara.

Lebih lanjut kemenaker menekankan bahwa di era sekarang, selain pesantren mendidik santri menjadi pribadi yang kuat (berakhlak) juga harus mendorong santri menjadi pribadi yang mandiri melalui ketrampilan lain seperti berwirausaha.

“Generasi muda islam (santri) harus mempersiapkan dua hal. Pertama, soal akhlak atau karakter sebagai dasar utama kepribadian. Kedua, karakter terkait kinerja, seperti kerja keras disiplin dan mandiri.”

Menaker juga mengajak para orangtua agar tidak ragu mempercayakan pendidikan putra-putrinya ke pesantren.

“Jangan ragu-ragu dan khawatir dengan pesantren. Kita semua harus memakmurkan pesantren untuk mendidik akhlak, karakter, dan kemandirian anak-anak.”

Pemerintah melalui beberapa kementerian terkait sekarang ini memang terus mendorong agar lembaga-lembaga pendidikan khususnya Pesantren membantu pemerintah menyiapkan lulusan-lulusan generasi yang unggul. Tidak saja unggul akhlaknya (agama) tapi juga punya ketrampilan lain seperti berwirausaha. Hal ini sangat diperlukan menghadapi tantangan globa yang makin kompetitif. (IYF)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.