News

Jelang Bonus Demografi, Kampus Harus Genjot Kualitas Sumber Daya Manusia

Jakarta,iyf.or.id-Indonesia merupakan salah negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia. Pada 2020 dan 2030 diperkirakan akan mencapai puncak bonus demografi. Artinya Indonesia akan mendapatkan sokongan sumber daya manusia yang cukup besar yang berada pada usia produktif.

Hal inipun mendapat tanggapan dari Menristekdikti saat memberikan kuliah umum di Universitas Buana Perjuangan Karawang (3/9/2018). Dikutip dari website Kemenristekdikti, Beliau menegaskan bahwa bonus demografi harus benar-benar di manfaatkan.

“Artinya dalam kurun waktu tersebut kita akan memiliki banyak sekali SDM yang tengah pada puncak usia produktif. Bonus Demografi harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Tak lupa, Kemenristekdikti juga mengingatkan kepada Perguruan Tinggi dan lembaga pendidikan lainnya agar bonus demografi ini benar-benar dimanfaatkan. Lembaga pendidikan seperti kampus punya peran strategis sebagai wadah mendidika SDM yang punya daya saing.

Lebih lanjut Menristekdikti juga menegaskan bahwa bonus demografi bisa jadi pisau bermata dua. Artinya di satu sisi jika dikelola dengan baik akan sangat bermanfaat. Bonus demogrfasi yang diikuti oleh kualitas daya saing, akan sangat membantu genjot pruduktifitas nasional. tapi sebaliknya jika tidak bisa dikelola, justru akan menghsilkan pengangguran baru. Tidak hanya meningkatkan angka kemiskinan tapi juga berimplikasi pada berbagai persoalan sosial lainnya.

Di era revolusi industri 4.0 yang menuntut kompetensi, Menristekdikti terus mengingatkan kepada kampus agar terus berbenah. Salah satu yang ditekankan adalah kemungkinan-kemungkinan laparangan kerja baru. Dibutuhkan terobosan dan inovasi agar kampus bisa survive dan lulusannya benar-benar bisa di terima di era milenial.

Senada dengan Menristekdikti, Pembina Yayasan Universitas Buana Perjuangan (UBP) Kiki Syahnakri mengatakan UBP akan turut mendukung upaya pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempersiapkan SDM Indonesia bersaing di Era Revolusi Industri 4.0.

Perlu diketahu bahwa pemerintah sedang berupaya meningkatkan kualitas daya saing sumber daya manusia melalui berbagai program. Salah satunya adalah mendorong berbagai lembaga pendidikan untuk terus berbenah menyiapkan anak didiknya agar punya daya saing yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Pemerintah pun mendorong berbagai pihak tidak hanya lembaga pendidikan seperti kampus atau perguruan tinggi, tapi juga berbagai elemen masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang terus digenjot kurang lebih selama 3 tahun terakhir harus didukung dengan sumber daya manusia yang mumpuni. (ktm/iyf)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.