Site icon MataAir

Mantan Suami Ungkap Dugaan Kriminal Clara Shinta, Jual Obat Terlarang dan Digerebek 4 Kali

Mantan Suami Ungkap Dugaan Kriminal Clara Shinta, Jual Obat Terlarang dan Digerebek 4 Kali

Jakarta – Perseteruan antara selebgram Clara Shinta dan mantan suaminya, Denny Goestaf, kembali menjadi sorotan publik. Dalam pemeriksaan yang berlangsung di Polda Metro Jaya, Denny mengungkapkan sejumlah tuduhan mengenai aktivitas kriminal yang diduga dilakukan Clara selama mereka masih hidup bersama sebagai pasangan suami istri.

Denny menyampaikan tudingan tersebut saat memberikan keterangan kepada polisi terkait laporan yang sebelumnya diajukan oleh Clara Shinta. Tidak hanya mengandalkan kata-kata, Denny juga membawa dokumen-dokumen penting dan menghadirkan saksi yang dinilai dapat memperkuat pernyataannya dalam proses hukum ini.

Menurut Denny, bukti-bukti yang dia serahkan berkaitan erat dengan dugaan tindakan kriminal yang dilakukan oleh Clara. Ia mengklaim memiliki dokumen yang menunjukkan sejumlah petunjuk yang mengarah kepada mantan istrinya tersebut.

“Jadi saya membawa bukti-bukti yang menunjukkan banyak perbuatan kriminal yang memang benar ada. Saat ditanya penyidik, saya menjelaskan bahwa saya memiliki bukti dan saksi yang dapat mendukung pernyataan saya,” ungkap Denny Goestaf saat berada di Polda Metro Jaya, seperti dilansir dari tayangan Youtube Starpro Indonesia pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Denny kemudian menjelaskan bahwa salah satu bukti yang disampaikan kepada penyidik adalah dokumen resmi yang memiliki kop surat tertentu. Ia juga mengindikasikan bahwa terdapat tanda tangan Clara Shinta di dalam dokumen tersebut, yang semakin memperkuat klaimnya.

“Buktinya itu menggunakan kop surat resmi, dan di dalamnya terdapat tanda tangan dia. Jadi, saya serius dengan hal ini,” tambahnya.

Denny tidak hanya berhenti pada bukti dokumen, ia juga mengungkapkan dugaan bahwa Clara terlibat dalam penjualan obat terlarang. Menurutnya, aktivitas ilegal tersebut terjadi selama mereka masih berstatus suami istri.

Denny bahkan mengklaim bahwa kegiatan tersebut memiliki dampak langsung pada kehidupan mereka. Ia menyebutkan bahwa rumah mereka beberapa kali disambangi oleh pihak kepolisian untuk melakukan penggerebekan.

“Jadi, saya ingin menjelaskan bahwa Clara pernah terlibat dalam penjualan obat terlarang. Dalam periode itu, rumah kami hampir empat kali digerebek oleh polisi,” lanjutnya.

Denny mengungkapkan bahwa situasi tersebut tidak hanya memengaruhi kehidupan rumah tangga mereka, tetapi juga berdampak pada hubungan sosialnya dengan lingkungan sekitar.

Ia juga menyampaikan bahwa reputasinya sebagai individu telah terpengaruh akibat tuduhan tersebut.

➡️ Baca Juga: Trojan Perbankan Meningkat Pesat, Smartphone Android Menjadi Sasaran Utama

➡️ Baca Juga: China Kuasai Pasar Mobil Listrik di Indonesia dengan Pangsa 60 Persen

Exit mobile version