Aktor Revaldo Fifaldi kembali terjebak dalam masalah hukum setelah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika. Kasus ini menarik perhatian publik, mengingat Revaldo bukanlah orang baru dalam dunia hukum terkait narkoba.
Menurut pihak kepolisian, penggunaan narkoba oleh Revaldo sudah berlangsung secara berulang. Saat ini, penyidik tengah mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan penahanan atau rehabilitasi bagi aktor tersebut.
Revaldo ditangkap oleh aparat kepolisian di sebuah apartemen di Tangerang pada hari Senin, 24 Agustus 2026. Penangkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima informasi mengenai dugaan adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut.
Dalam penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan berbagai barang yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Barang-barang tersebut antara lain tiga plastik klip bekas sabu, tiga alat bong, tiga pipet, dua korek api yang telah dimodifikasi, serta beberapa obat yang mengandung psikotropika seperti alprazolam dan Xanax.
Hasil pemeriksaan urine menunjukkan bahwa Revaldo positif menggunakan narkotika dan psikotropika.
Kasus ini kembali menjadi sorotan karena aktor tersebut dilaporkan kembali terlibat dalam penyalahgunaan narkoba setelah sebelumnya pernah menghadapi masalah serupa.
Polisi menekankan bahwa penggunaan narkoba yang dilakukan oleh Revaldo bersifat berulang, meskipun ia sudah pernah menjalani proses hukum terkait hal ini. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, menyatakan bahwa kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh penyidik.
“Kami akan melanjutkan proses hukum terhadap yang bersangkutan. Meskipun dia hanya seorang pengguna, frekuensi pelanggarannya sudah cukup tinggi,” tegas Nasriadi.
Dalam kasus terbaru ini, Revaldo juga mengaku bahwa ia menggunakan narkoba dengan alasan tertentu. Penyidik masih mendalami pernyataan tersebut, termasuk mulai kapan ia kembali menggunakan narkotika.
Menurut informasi dari pihak kepolisian, Revaldo mengatakan bahwa ia menggunakan narkoba untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan stamina. Ia juga mengaku terkadang menggunakan narkoba ketika menghadapi banyak pikiran.
“Kami menanyakan alasan di balik penggunaan narkoba kembali, dan ia menyebutkan bahwa itu untuk menjaga kondisi fisiknya tetap fit dan meningkatkan tenaganya. Bahkan, sesekali ia menggunakannya saat merasa terbebani pikiran,” ungkap Nasriadi.
Namun, polisi belum dapat memastikan berapa lama Revaldo kembali menggunakan narkoba. Keterangan yang diberikan oleh Revaldo kepada penyidik masih dalam proses pendalaman, mengingat terdapat perubahan dalam penjelasannya.
➡️ Baca Juga: Jean-Paul van Gastel Identifikasi Tantangan PSIM, Persaingan Pemain untuk Tim Utama Menurun
➡️ Baca Juga: 5 PSU 80+ Gold 650W Terbaik di 2024 (Modular, Tenang, Garansi 10 Tahun)

