Mikel Arteta Bawa Arsenal Menang Trofi Carabao Cup dan Bangun Siklus Juara

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menetapkan target untuk meraih gelar Carabao Cup sebagai langkah awal menuju kesuksesan klub di berbagai ajang. Arsenal akan menjamu Chelsea pada leg kedua semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 3 Februari 2026, dengan membawa keunggulan agregat 3-2 setelah kemenangan di Stamford Bridge.
Jika berhasil lolos ke final di Stadion Wembley, The Gunners akan bertemu salah satu di antara Manchester City atau Newcastle. Trofi ini akan menjadi gelar pertama Arsenal sejak terakhir kali mereka menang pada tahun 2020.
Membangun Siklus Kemenangan
Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli adalah dua pemain yang masih berada dalam skuad saat Arsenal mengangkat Piala FA pada tahun 2020. Arteta bertekad agar pemain saat ini merasakan keberhasilan di Carabao Cup untuk memicu ambisi meraih trofi-trofi selanjutnya.
“Tujuan utama kita adalah memenangkan banyak trofi, dan kebahagiaan yang ditimbulkannya bagi para pemain,” ujar Arteta seperti yang dilaporkan oleh standar.
Arteta menjelaskan bahwa prestasi meraih gelar dapat menggugah potensi baru dalam diri para pemain. “Kepercayaan diri, rasa kemampuan, keyakinan, dan membuka peluang dalam diri Anda akan mendesak Anda untuk menginginkan lebih. Ini adalah siklus yang ingin Anda ulangi terus-menerus,” tambahnya.
Menurut Arteta, banyak pemain dalam skuadnya yang belum pernah merasakan momen mengangkat trofi. Ia percaya bahwa timnya memiliki keyakinan untuk mencapainya melalui fokus dan kerja keras setiap hari.
Kedalaman Skuad dan Fokus pada Kompetisi
Pada leg pertama di Stamford Bridge, Arteta menurunkan susunan pemain utama yang tangguh. Beberapa bintang seperti Bukayo Saka, Declan Rice, Martin Zubimendi, dan William Saliba diturunkan sejak menit awal.
Arsenal saat ini bersaing di empat kompetisi yang berbeda. Arteta menjelaskan bahwa kedalaman skuad menjadi faktor utama klub dapat menanggapi Carabao Cup dengan serius musim ini.
“Pendekatan kami terhadap kompetisi Carabao Cup telah banyak bertransformasi selama bertahun-tahun. Anda harus memprioritaskan skuat atau situasi yang Anda hadapi pada momen tertentu,” ungkap Arteta.
Ia juga membandingkan kondisi skuad saat ini dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana Arsenal sering mengalami kesulitan akibat kurangnya jumlah pemain. “Kami mengalami masa-masa ketika kami kesulitan dengan kedalaman skuad dan harus memaksakan pemain dari posisi lain, tetapi sekarang situasinya berbeda,” jelasnya.
Ambisi juara dan kesiapan skuad Arsenal disampaikan langsung oleh Mikel Arteta dalam konferensi pers menjelang laga semifinal melawan Chelsea.
➡️ Baca Juga: 5 Film Indonesia Terbaru Tayang 5 Februari 2026: Amanda Manopo dan Michelle Ziudith Dapatkan Perhatian
➡️ Baca Juga: 75 Miliar Perangkat Terhubung 2025 Ini Celah Hacker, Fakta Seremnya




