Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menarik perhatian publik setelah terlihat beraksi di pantai Lombok, bermain sepak bola bersama masyarakat lokal pasca pelaksanaan FIFA Series 2026.
Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @nusantara.ballers menunjukkan Herdman bermain bola di tepi pantai dengan suasana yang akrab dan tanpa batasan.
Tanpa mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek, pelatih asal Inggris ini tampak sangat menikmati momen berharga tersebut saat menggiring bola bersama para pemuda setempat.
Aksi Herdman yang penuh semangat langsung mendapatkan reaksi positif dari netizen. Banyak yang memuji sikapnya yang dianggap membawa energi positif ke dalam suasana bermain bola tersebut.
“Saya sangat menyukai energinya yang menular. Dia pasti akan menemukan banyak talenta di pelosok Indonesia. Saya yakin!” tulis salah seorang pengguna media sosial.
“Wajahnya memancarkan aura positif yang luar biasa,” tambah warganet lainnya.
Momen menyenangkan ini terjadi setelah Herdman menjalani serangkaian pertandingan yang padat bersama timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026. Dalam dua laga yang dilakoni, Indonesia berhasil meraih kemenangan 4-0 melawan Saint Kitts and Nevis, sebelum harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada laga final.
Setelah turnamen berakhir, Herdman menyatakan bahwa dirinya akan mengambil waktu sejenak untuk mengevaluasi performa tim secara menyeluruh. Ia merasa masih terpengaruh oleh emosi usai kalah di final, dan memilih untuk menunda analisis agar bisa dilakukan dengan lebih objektif.
“Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini, saya masih emosional karena kami sangat ingin menang,” ungkap Herdman dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Ia menilai evaluasi yang dilakukan dengan kepala dingin sangat penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan tim. Dari dua pertandingan yang telah dilalui, Herdman melihat beberapa hal positif, terutama dalam kemampuan tim untuk beradaptasi dengan sistem permainan yang berbeda dalam waktu yang singkat.
Namun demikian, Herdman juga mengakui adanya kekurangan, terutama terkait dengan waktu persiapan yang terbatas. Ia menyebutkan bahwa peningkatan kualitas serangan dan penyelesaian akhir menjadi fokus utamanya ke depan.
“Kami hanya membutuhkan waktu. Kami sudah berada di jalur yang baik, tetapi umpan silang kami masih belum cukup tajam. Itu semua akan datang seiring dengan latihan yang lebih intensif,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Timnas Irak Melaju ke Piala Dunia 2026, Suporter Rayakan Setelah 40 Tahun Menanti
➡️ Baca Juga: Pengaruh Pro Player: Hero-Hero yang Dinerf Setelah Mendominasi Turnamen Dota 2

