Indonesia Optimalkan Peluang di ITF Men’s World Tennis Championship 2026, Rafalentino/Ethan Capai Semifinal

Petenis Indonesia menunjukkan performa yang mengesankan pada seri keempat ITF Men’s World Tennis Championship 2026 di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali. Kejuaraan ini menjadi momen penting bagi atlet tenis Indonesia untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di pentas internasional.
Nathan Barki berhasil melangkah ke perempat final kategori tunggal putra, menandai pencapaian signifikan bagi dirinya dan tim Indonesia. Di sisi lain, pasangan ganda putra Rafalentino Ali Da Costa dan Ethan David Zapp menciptakan kejutan dengan berhasil mencapai semifinal.
Nathan menjadi petenis pertama dari Indonesia yang berhasil menembus babak delapan besar. Pemain berusia 21 tahun ini meraih kemenangan setelah mengalahkan rekan senegaranya, Anthony Susanto, dalam pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 3 September 2026.
Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan D, Nathan dan Anthony terlibat dalam duel yang sangat ketat sejak awal. Poin-poin pertandingan berlangsung sengit hingga kedudukan imbang 5-5 di set pertama.
Nathan mampu memanfaatkan momentum saat memasuki game ke-11. Setelah melewati tiga kali deuce, ia berhasil mematahkan servis Anthony dan berbalik unggul.
Set pertama pun berhasil diamankan Nathan dengan skor 7-5 setelah bertanding selama 48 menit yang intens.
Memasuki set kedua, Anthony mengalami sedikit masalah pada lengan kanannya dan sempat meminta perawatan medis. Akhirnya, petenis berusia 29 tahun ini memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan.
Dengan demikian, Nathan dinyatakan sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak perempat final.
Setelah pertandingan, Nathan menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi Anthony dan berharap agar rekannya tersebut cepat pulih.
Meskipun berhasil lolos, Nathan merasa belum sepenuhnya puas karena kemenangan ini diperoleh setelah lawannya tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Sementara itu, langkah Nathan di nomor tunggal tidak diikuti oleh Rafalentino. Pemain berusia 16 tahun ini harus mengakui keunggulan unggulan keempat dari India, Karan Singh.
Karan tampil dengan sangat solid dan mampu mengatasi perlawanan Rafalentino dalam dua set langsung dengan skor 6-3, 6-2. Pertandingan tersebut memakan waktu 1 jam 16 menit.
Namun, Rafalentino menunjukkan semangat juang yang tinggi saat kembali beraksi di nomor ganda putra bersama Ethan David Zapp.
Menghadapi unggulan pertama dari Selandia Baru, Isaac Becroft dan Reece Falck, pasangan Indonesia ini tampil agresif sejak awal pertandingan.
Rafalentino dan Ethan bermain lepas, mampu menjaga konsistensi permainan mereka hingga akhir. Mereka akhirnya menciptakan kejutan dengan mengalahkan pasangan unggulan pertama melalui skor 7-5, 6-4 dalam waktu 1 jam 14 menit.
Dengan pencapaian ini, Indonesia semakin optimis dalam menghadapi sisa turnamen dan menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar dalam dunia tenis internasional.
➡️ Baca Juga: PSSI Umumkan 28 Pemain Timnas U17 Indonesia untuk Uji Coba Melawan China
➡️ Baca Juga: Realisasi FLPP Hanya 40,3 Persen hingga 1 September 2026, BP Tapera Optimalkan Tenor 40 Tahun




