Site icon MataAir

Ilmuwan Terkenal Amerika Serikat Tewas Ditembak dalam Insiden Tragis

Ilmuwan Terkenal Amerika Serikat Tewas Ditembak dalam Insiden Tragis

Seorang ilmuwan terkemuka dari California Institute of Technology (Caltech) baru-baru ini mengalami tragedi yang sangat menyedihkan setelah ditembak di rumahnya yang terletak di area pedesaan di luar Los Angeles. Carl Grillmair, yang dikenal luas karena kontribusinya dalam penelitian tentang planet dan berbagai aspek astronomi, meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.

Setelah insiden penembakan tersebut, pihak berwenang setempat berhasil menangkap seorang individu yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Grillmair, yang diidentifikasi bernama Freddy Snyder. Pria berusia 29 tahun itu kini menghadapi tuntutan pembunuhan sehubungan dengan kematian Grillmair, serta tambahan dakwaan atas perampokan kendaraan dan perampokan rumah yang berkaitan dengan kasus lain.

Pihak berwenang melaporkan bahwa para deputi merespons panggilan darurat mengenai kekerasan bersenjata di kediaman Grillmair sekitar pukul 06.00 pada hari Senin.

Ketika tiba di lokasi, para deputi menemukan Grillmair tergeletak di beranda rumahnya dengan satu luka tembak. Tim medis yang tiba di tempat kejadian menyatakan bahwa ia telah meninggal dunia di lokasi tersebut.

Dalam proses penyelidikan terkait pembunuhan Grillmair, pihak deputi juga menangkap Snyder karena kasus perampokan kendaraan yang terjadi di sekitar tempat kejadian. Snyder kini terjerat dakwaan pembunuhan Grillmair, perampokan kendaraan, serta pembobolan rumah yang dilaporkan terjadi pada 28 Desember, sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadilan yang ditelaah oleh The Guardian.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan apakah Grillmair memiliki hubungan sebelumnya dengan Snyder.

Di sisi lain, seorang juru bicara dari Caltech menyatakan bahwa Grillmair menjabat sebagai ilmuwan riset di universitas tersebut. Ia berkontribusi dalam penelitian mengenai alam semesta melalui Caltech’s Infrared Processing and Analysis Center, yang bekerja sama dengan NASA, National Science Foundation, serta peneliti dari seluruh dunia.

Riwayat karier Grillmair menunjukkan bahwa ia memiliki lebih dari empat dekade pengalaman di bidangnya. Ia telah menerbitkan ratusan karya ilmiah, termasuk artikel dan abstrak, serta menerima medali penghargaan atas prestasi ilmiah luar biasa dari NASA.

“Keberadaannya tak tergantikan. Saya akan merindukannya, baik sebagai pribadi maupun sebagai rekan kerja,” ungkap Sergio Fajardo-Acosta, yang telah bekerja bersama Grillmair di Caltech selama 26 tahun, dalam sebuah wawancara yang dilansir oleh The Guardian.

Grillmair dikenal luas karena kontribusinya yang signifikan dalam memperdalam pemahaman ilmuwan mengenai galaksi Bima Sakti, termasuk penemuan terkait tabrakan dan penggabungan galaksi lain yang terjadi di masa lalu.

➡️ Baca Juga: HP mid-range 200MP kok hasilnya kalah jelas dari Pixel 50MP?

➡️ Baca Juga: <p>“Perbedaan Utama Antara AirTag 2 dan Asli: Yang Perlu Anda Ketahui”</p>

Exit mobile version