Site icon MataAir

Ekstensi Chrome Boros RAM? 7 Ekstensi Ini Mungkin Penyebabnya & Solusinya

Ekstensi Chrome Boros RAM? 7 Ekstensi Ini Mungkin Penyebabnya & Solusinya

Browser Anda tiba-tiba lambat? Laptop Anda terasa berat meski hanya membuka beberapa tab? Masalah ini sering membuat kita frustrasi. Penyebabnya mungkin ekstensi Chrome boros RAM yang terpasang tanpa kita sadari.

Google Chrome memiliki banyak fitur dan dukungan ekstensi. Namun, fitur-fitur ini sering kali memakan banyak RAM. Setiap ekstensi baru membutuhkan lebih banyak sumber daya sistem.

Salah satu penyebab utama lambatnya browser adalah ekstensi yang berjalan di latar belakang. Seperti yang diungkap dalam analisis kinerja browser, membuka banyak tab bisa memperburuk masalah ini jika ada ekstensi yang tidak efisien.

Artikel ini memberikan informasi terbaru tentang ekstensi yang boros RAM. Tujuannya adalah memberikan solusi langsung untuk masalah yang sering dihadapi pengguna teknologi.

Poin Penting

Mengapa Ekstensi Chrome Dapat Menyebabkan Penggunaan RAM Tinggi?

RAM adalah memori jangka pendek yang penting untuk kinerja aplikasi. Ini termasuk Chrome dan ekstensinya. Setiap aplikasi membutuhkan RAM untuk menyimpan data sementara dan menjalankan instruksi.

Ketika ekstensi diinstal dan diaktifkan, mereka menambah beban pada memori. Ini terjadi secara diam-diam.

Dampak Ekstensi pada Kinerja Browser

Ekstensi yang berjalan di latar belakang tidak hanya diam. Mereka terus memantau aktivitas dan menyuntikkan skrip ke halaman web. Ini memengaruhi responsivitas browser.

Halaman memuat lebih lambat karena ekstensi memproses konten terlebih dahulu. Scroll dan lag saat mengetik juga mungkin terjadi. Banyak ekstensi membuat Chrome boros RAM, mengurangi memori untuk aplikasi lain.

Kondisi Browser Dampak pada Responsivitas Dampak pada Penggunaan RAM
Tanpa ekstensi Cepat, loading instan Rendah dan stabil
Dengan 1-2 ekstensi ringan Sedikit melambat, hampir tidak terasa Sedikit meningkat
Dengan 5+ ekstensi aktif Terasa lambat, lag mungkin terjadi Tinggi dan fluktuatif
Dengan ekstensi yang bug atau bocor memori Sangat lambat, freeze berkala Sangat tinggi dan terus meningkat

Cara Kerja Ekstensi dan RAM

Setiap ekstensi Chrome adalah paket kode yang dijalankan dalam lingkungan terisolasi. Chrome mengalokasikan memori untuk menjalankan skrip inti ekstensi.

Beberapa ekstensi mempertahankan proses latar belakang yang selalu aktif. Lainnya hanya berjalan pada halaman tertentu. Fungsinya yang kompleks, seperti pemeriksa tata bahasa real-time, membutuhkan banyak alokasi memori.

Mengidentifikasi Masalah pada Penggunaan RAM

Sebelum mengatasi boros RAM di Chrome, langkah pertama adalah diagnosis. Chrome Task Manager adalah alat bawaan yang powerful untuk ini. Alat ini memungkinkan pengguna melihat berapa banyak RAM dan CPU yang dikonsumsi oleh setiap tab, ekstensi, dan proses internal.

Berikut adalah tips menghemat RAM di Chrome dengan langkah identifikasi menggunakan Chrome Task Manager:

  1. Buka browser Chrome.
  2. Tekan tombol Shift + Esc secara bersamaan pada keyboard. Ini akan membuka jendela Chrome Task Manager.
  3. Perhatikan kolom “Memory footprint” dan “CPU”. Urutkan berdasarkan memory footprint untuk melihat proses mana yang paling banyak menggunakan RAM.
  4. Identifikasi nama ekstensi Anda di daftar. Proses ekstensi biasanya diawali dengan “Extension:” diikuti nama ekstensinya.
  5. Catat ekstensi yang menunjukkan angka penggunaan RAM yang sangat tinggi (ratusan MB) atau penggunaan CPU yang konsisten tinggi meski tidak aktif digunakan.

Data dari alat ini memberikan bukti objektif. Dengan informasi tersebut, pengguna dapat membuat keputusan berdasarkan data untuk menonaktifkan atau menghapus ekstensi yang memang menjadi penyebab utama pemborosan memori.

7 Ekstensi Populer yang Memakan RAM Secara Berlebihan

Beberapa ekstensi Chrome paling populer sering kali memboros RAM. Mereka menawarkan banyak fungsi tambahan yang memerlukan proses latar belakang yang berjalan terus-menerus.

Memahami bahwa utilitas yang berguna bisa menguras memori penting. Komunitas teknologi menunjukkan bahwa beberapa ekstensi memerlukan perhatian khusus.

Ekstensi 1: LastPass

LastPass adalah manajer kata sandi yang aman untuk mengamankan kredensial login. Ia menyimpan dan mengisi otomatis informasi login di berbagai situs web.

Enkripsi dan dekripsi data yang berjalan terus-menerus bisa mempengaruhi kinerja memori. Ini terutama ketika pengguna memiliki banyak kredensial yang disimpan.

Fitur autofill yang aktif di setiap halaman web memerlukan pemantauan konstan. Ini menyebabkan penggunaan RAM yang lebih tinggi dibandingkan ekstensi yang hanya diaktifkan saat diperlukan.

Ekstensi 2: Grammarly

Grammarly menawarkan pemeriksaan tata bahasa dan ejaan secara real-time di berbagai platform. Ia menganalisis setiap teks yang diketik pengguna di browser.

Proses analisis linguistik yang kompleks berjalan di latar belakang setiap halaman. Sistem harus memindai struktur kalimat, konteks, dan saran perbaikan secara simultan.

Penggunaan RAM meningkat signifikan ketika Grammarly memeriksa dokumen panjang atau formulir web. Beberapa pengguna melaporkan kinerja lebih baik dengan menonaktifkan ekstensi saat tidak diperlukan.

Ekstensi 3: AdBlock

AdBlock berfungsi untuk memblokir iklan, pop-up, dan elemen tracking di situs web. Ia memfilter setiap permintaan jaringan yang dilakukan browser.

Proses filtering yang intensif memerlukan pemeriksaan terhadap setiap elemen halaman web. Daftar filter yang besar dan sering diperbarui menambah beban pada memori sistem.

Situs web modern dengan ratusan elemen dapat membuat AdBlock bekerja sangat keras. Pengguna yang mencari Ekstensi Chrome ringan untuk pemblokiran iklan mungkin perlu mempertimbangkan alternatif.

Ekstensi 4: Honey

Honey secara otomatis mencari dan menerapkan kode kupon saat berbelanja online. Ia memindai halaman checkout untuk menemukan diskon yang tersedia.

Sistem harus terus memantau aktivitas belanja dan menyinkronkan dengan database kupon. Proses ini berjalan di latar belakang setiap kali pengguna mengunjungi situs e-commerce.

Penggunaan RAM menjadi lebih terasa ketika Honey memeriksa banyak situs secara bersamaan. Beberapa pengguna memilih untuk hanya mengaktifkannya saat benar-benar berbelanja.

Pemahaman tentang cara kerja ekstensi-ekstensi ini membantu pengguna membuat keputusan lebih baik. Tidak semua fungsi perlu aktif sepanjang waktu untuk mendapatkan manfaatnya.

Pertimbangan untuk beralih ke Ekstensi Chrome RAM friendly menjadi relevan ketika kinerja browser menurun. Pengguna dapat mengevaluasi apakah utilitas yang diberikan sebanding dengan konsumsi sumber dayanya.

Solusi untuk Mengurangi Penggunaan RAM di Chrome

Setelah menemukan ekstensi yang boros RAM, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan Chrome. Ini tidak hanya mengurangi lag, tetapi juga mencegah browser menjadi lambat. Berikut adalah cara untuk mempercepat Chrome.

Menonaktifkan Ekstensi yang Tidak Perlu

Langkah pertama adalah melakukan audit ekstensi yang terpasang. Banyak ekstensi berjalan di latar belakang tanpa digunakan, mengonsumsi sumber daya.

Untuk menonaktifkan atau menghapus ekstensi, buka menu titik tiga di pojok kanan atas. Pilih “Ekstensi” > “Kelola ekstensi”. Atau, klik ikon puzzle di bilah alat untuk melihat daftar cepat. Nonaktifkan atau hapus ekstensi yang tidak diperlukan.

Ini adalah cara paling mendasar untuk mempercepat Chrome. Prioritaskan ekstensi yang penting untuk aktivitas browsing sehari-hari.

Menggunakan Pengelola Tugas di Chrome

Chrome memiliki Task Manager internal yang kuat. Alat ini memungkinkan melihat konsumsi memori, CPU, dan jaringan per tab dan ekstensi.

Akses Pengelola Tugas dengan menekan Shift + Esc di jendela browser. Atau melalui menu titik tiga > “More tools” > “Task Manager”. Di sini, Anda bisa melihat mana yang paling banyak memakan RAM.

Jika menemukan ekstensi yang boros, pilih prosesnya dan klik “End Process”. Ini akan menonaktifkan ekstensi tanpa menghapusnya. Untuk solusi lebih lanjut, lihat panduan lengkap mengelola RAM.

Fitur Bawaan Chrome Fungsi Utama Cara Mengaktifkan/Mengakses Dampak pada RAM
Penghemat Memori (Memory Saver) Secara otomatis menonaktifkan tab yang tidak aktif untuk membebaskan memori, dan memuatnya kembali saat diklik. Settings > Performance > Enable “Memory Saver”. Mengurangi penggunaan RAM secara signifikan dari tab yang terbuka.
Pramuat Halaman (Preload pages) Mempercepat navigasi dengan memuat halaman sebelumnya di latar belakang. Settings > Performance > Enable “Preload pages”. Dapat meningkatkan penggunaan RAM sedikit, namun mengoptimalkan kecepatan.
Pratinjau Penggunaan Memori Tab Menampilkan perkiraan penggunaan memori langsung pada pratinjau tab saat dihover. Settings > Performance > Enable “Show memory usage”. Tidak menghemat RAM, tetapi memberikan kesadaran untuk pengelolaan manual.

Memperbarui Chrome ke Versi Terbaru

Google rutin merilis pembaruan untuk Chrome. Pembaruan ini meningkatkan keamanan, stabilisasi, dan efisiensi kinerja.

Pastikan Chrome selalu diperbarui. Chrome biasanya update otomatis. Anda bisa memeriksa manual via menu titik tiga > “Help” > “About Google Chrome”. Browser akan mencari dan menginstal update jika tersedia. Membiarkan Chrome selalu terupdate adalah cara penting untuk mengoptimalkan Chrome.

Dengan mengelola ekstensi, menggunakan alat bawaan, dan memperbarui rutin, penggunaan RAM Chrome bisa dikendalikan. Tindakan ini membuat browsing lebih lancar.

Alternatif dan Penanganan untuk Ekstensi Ramah RAM

Manajemen ekstensi yang baik penting untuk kinerja Chrome. Mengurangi beban RAM tanpa mengurangi fungsi penting bisa dilakukan. Ini adalah cara jangka panjang untuk menjaga Chrome tetap cepat.

Mencari Ekstensi Alternatif yang Lebih Efisien

Cari ekstensi yang ringan sumber dayanya. Beberapa pengembang membuat ekstensi Chrome yang ramah RAM. Ganti ekstensi berat dengan yang lebih sederhana.

Contohnya, uBlock Origin lebih efisien daripada pemblokir iklan lain. Ini membantu menghemat sumber daya.

Membatasi Jumlah Ekstensi yang Diinstal

Manfaatkan prinsip minimalis dalam mengelola ekstensi Chrome. Audit rutin untuk menentukan ekstensi yang benar-benar dibutuhkan. Nonaktifkan ekstensi yang jarang digunakan.

Setiap ekstensi tambahan bisa meningkatkan konsumsi RAM. Ini penting untuk menjaga Chrome tetap cepat.

Tips untuk Pengguna Chrome dalam Mengelola RAM

Tutup tab yang tidak digunakan untuk menghemat memori. Gunakan fitur grup tab untuk mengorganisir pekerjaan. Lakukan pengecekan memori melalui Task Manager browser.

Identifikasi ekstensi atau proses yang memakan banyak sumber daya. Ini membantu mengoptimalkan penggunaan RAM.

Pengelolaan yang sadar meningkatkan pengalaman browsing. Jika masih ada masalah RAM, pertimbangkan peramban lain. Beberapa pilihan seperti Microsoft Edge, Brave, dan Opera bisa lebih efisien.

Informasi lengkap tentang tiga browser alternatif Chrome tersedia di situs ini. Memilih ekstensi yang tepat dan mengelola browsing dengan baik menjaga perangkat tetap responsif.

➡️ Baca Juga: Peluncuran POCO F8 Series di Indonesia: Tanggal Rilis dan Spesifikasi Terbaru

➡️ Baca Juga: Arbeloa Komentari Vinicius dan Carvajal Sebelum Real Madrid Hadapi Rayo Vallecano

Exit mobile version