BPUN

Pengantar

BPUN (Bimbingan Pasca Ujian Nasional) Mata Air merupakan program utama dari Yayasan Mata Air. Program ini memiliki tujuan yaitu mengantarkan sebanyak-banyaknya pelajar untuk melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), di program studi yang beragam (Kedokteran, Teknik, Ekonomi, Psikologi, Hubungan Internasional, Pertanian, dan lain-lain). BPUN memberi harapan kepada pelajar kurang mampu untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). BPUN MataAir memberikan pendampingan dibidang akademik, penguatan soft skill dan Beasiswa studi di PTN. Secara Garis Besar BPUN Berbicara tentang tiga hal: Pendidikan, Kepemimpinan dan Keberagamaan yang Ramah.

BPUN diinspirasi proses panjang dari pergumulan beberapa generasi muda bangsa yang tergabung dalam Komunitas MataAir Jakarta dan ingin ikut berperan dalam memberikan inspirasi, motivasi serta pengalaman kepada pelajar di Indonesia. Berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, generasi ini bertahun-tahun mencari formula baru yang kemudian tercetus ide tentang BPUN. Sudah ribuan pelajar yang ikut BPUN hingga hari ini. Bahkan ratusan alumni BPUN sudah terserap di dunia profesional seperti birokrat, swasta, akademisi, dan lain-lain. Model pembelajaran BPUN terdiri dari kombinasi model belajar tutorial, belajar mandiri, diskusi kelompok, belajar in class & outdoor, leadership training, memberikan materi lain non mata pelajaran seperti leadership, enterpreneurship, life skill, keberagamaan yang toleran dan moderat, dan adanya asrama (camp) bagi peserta BPUN selama pelaksanaan program.

Sejarah

Awalnya, BPUN diinspirasi proses panjang dari pergumulan beberapa generasi muda yang tergabung dalam Komunitas MataAir Jakarta yang ingin berperan serta dalam memberikan inspirasi, motivasi serta pengalaman kepada pelajar di Indonesia. Generasi muda ini berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Proses panjang dari pergumulan tersebut kemudian tercetus BPUN sebagai sebuah produk (bimbingan belajar) yang bertujuan untuk membantu pelajar kurang mampu untuk dapat mengakses pendidikan di Perguruan Tinggi (PTN) tanah air.

Bimbingan belajar ini (BPUN) pertama kali diadakan pada tahun 2007 di 3 (tiga) kota besar, yaitu Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Pada awal diadakan lebih dari 75% peserta BPUN bisa masuk ke PTN. Tahun berikutnya, tepatnya 2008 BPUN mulai dikembangkan diberbagai daerah, dari 3 kota menjadi 7 kota. Tahun 2011 BPUN berkembang menjadi 25 kota/ kabupaten. Pada tahun 2012 BPUN diselenggarakan di 40 kota/ kabupaten di Indonesia. Tahun-tahun berikutnya Asrama kilat berkembang sampai pada tahun 2013 ada sekitar 50 Kota/Kabupaten yang mengadakan BPUN. Tahun 2014 BPUN kembali hadir di 48 kota/ kabupaten pelaksana. Di tahun 2015 BPUN diselenggarakan di 43 kota/ kabupaten di Indonesia dengan tingkat kelulusan mencapai 60%. Di tahun 2016 BPUN diselenggarakan di 60 kota/kabupaten di Indonesia dengan tingkat kelulusan mencapai 59%.

Setiap tahunnya, BPUN diikuti oleh ribuan peserta dan tiap tahunnya pula menghasilkan ribuan lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri unggulan di Indonesia. Hingga kini, sudah puluhan ribu pelajar miskin yang ikut BPUN dan menjadi bagian penting dari MataAir Foundation. Bahkan ratusan alumni BPUN sudah terserap di dunia profesional seperti birokrat, swasta, akademisi, dll.

 

 

GRAFIK BPUN MATAAIR FOUNDATION