Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), salah satu bank milik negara, telah mengumumkan rencana untuk membagikan dividen tunai bagi tahun buku 2025. Total dana yang akan dialokasikan untuk pembagian dividen ini mencapai sekitar Rp13,03 triliun bagi para pemegang saham.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan, manajemen BNI menginformasikan bahwa setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp349,41 per lembar saham, tergantung pada jumlah saham yang dimiliki saat tanggal pencatatan (recording date). Keputusan mengenai pembagian dividen ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025, yang berlangsung pada 9 Maret 2026.
“Rapat telah menyetujui untuk membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dengan total sebesar Rp13.026.457.038.424,30,” ungkap manajemen BBNI dalam keterangan yang dirilis pada Rabu, 11 Maret 2026.
Keputusan untuk membagikan dividen ini didasarkan pada hasil kinerja keuangan BNI sepanjang tahun 2025. Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 20,04 triliun.
Saldo laba ditahan yang tidak memiliki batasan penggunaannya tercatat sebesar Rp7,01 triliun. Di sisi lain, total ekuitas perusahaan mencapai Rp176,33 triliun per 31 Desember 2025.
BNI juga telah mengumumkan jadwal lengkap terkait pembagian dividen tunai bagi pemegang saham. Para investor yang ingin mendapatkan dividen perlu memperhatikan sejumlah tanggal penting berikut ini:
➡️ Baca Juga: Shazam Ternyata Butuh 10 Detik Nyimak Lagu Kalo Lagi Kencang Angin Gagal Total
➡️ Baca Juga: TECNO SPARK Go 3: HP Murah Layar 120Hz dan Baterai 5.000mAh Resmi Meluncur di Indonesia

