Arti, Makna, dan Jawaban Tabarakallah, Umat Islam Wajib tahu

Ghozali

Updated on:

arti tabarakallah

 

Halo sobat mataair, kali ini mataair.or.id, akan mengulas mengenai kalimat toyibah yang sering sobat dengar di Tv atau baca di media sosial.

Akhir-akhir ini kita sering mendengarkan Ustad di TV dan di media sosial yang sering mengucapkan kata “Tabarakallah”. Dan kata-kata itu dipopulerkan oleh para artis dan influencer muslim melalui  sosial mediianya. Hingga akhirnya kata-kata tersebut begitu menancap di benak kita.

Lantas apa arti istilah tabarakallah?

Umat Islam mengucapkan “Tabarakallah” sebagai bentuk ungkapan kekaguman, penghargaan, dan pujian kepada Allah. Istilah ini berasal dari bahasa Arab dan terdiri dari dua kata: “Tabarak” dan “Allah”.

Tabarak: Kata “Tabarak” berasal dari akar kata “baraka”, yang artinya adalah “berkah”. Dalam konteks ini, “Tabarak” mengacu pada keberkahan dan keagungan Allah.

Allah: Merujuk kepada Tuhan yang Maha Agung, Maha Kuasa, Maha Bijaksana, dan Maha Berkuasa atas segala hal di alam semesta.

Ketika umat Islam mengucapkan “Tabarakallah”, mereka secara tidak langsung menyatakan kekaguman terhadap keberkahan dan keagungan Allah.

Ungkapan ini sering digunakan ketika seseorang mendengar atau melihat sesuatu yang luar biasa, indah, atau mengesankan, sebagai cara untuk mengakui bahwa semua kebaikan dan keindahan berasal dari Allah.

Dengan demikian, pengucapan “Tabarakallah” adalah salah satu bentuk manifestasi dari keyakinan umat Islam bahwa segala hal baik datang dari Allah, dan mereka menghormati dan memuji-Nya dalam segala hal yang mereka lihat dan alami.

arti tabarakallah

Perbedaaan dan Kapan Mengucapkan Tabarakallah dan Alhamdulillah

Tabarakallah” dan “Alhamdulillah” adalah dua ungkapan yang umum digunakan dalam agama Islam, tetapi memiliki makna dan konteks penggunaan yang berbeda.

Makna dan Arti Tabarakallah

Tabarakallah berarti “Diberkati oleh Allah” atau “Allah adalah Yang Mahaberkah”. Ini adalah ungkapan kekaguman terhadap keberkahan dan keagungan Allah serta pengakuan bahwa segala hal baik datang dari-Nya.

Kapan Mengucapkan: Ungkapan ini biasanya digunakan ketika seseorang melihat atau mendengar tentang sesuatu yang luar biasa, indah, atau mengesankan. Contohnya, ketika melihat pemandangan alam yang menakjubkan, mendengar kabar baik, atau menyaksikan kejadian yang memukau.

 

Sedangkan Makna Alhamdulillah Adalah

Makna: “Alhamdulillah” berarti “Segala puji bagi Allah” atau “Dipuji Allah”. Ini adalah ungkapan rasa syukur dan penghargaan kepada Allah atas segala hal baik yang telah diberikan-Nya.

Kapan Mengucapkan: Ungkapan ini sering digunakan dalam berbagai situasi, termasuk saat mengalami kebahagiaan, kesejahteraan, atau mendapatkan hasil yang diinginkan. Ini juga digunakan untuk mengekspresikan rasa syukur dalam berbagai momen dalam kehidupan sehari-hari, seperti makanan, kesehatan, keluarga, dan lain sebagainya.

Penggunaan keduanya tidak selalu saling menggantikan. “Tabarakallah” lebih fokus pada mengakui keberkahan dan keindahan, sementara “Alhamdulillah” lebih menekankan pada rasa syukur dan penghargaan terhadap segala hal yang telah diberikan oleh Allah.

 

Dalam banyak kasus, keduanya dapat digunakan bersamaan dalam konteks yang berbeda. Misalnya, jika seseorang melihat pemandangan yang indah, mereka bisa mengatakan “Tabarakallah” untuk mengungkapkan kekaguman atas keindahan itu dan kemudian mengucapkan “Alhamdulillah” untuk merasa bersyukur atas kesempatan melihatnya.

 

 Perbedaan Arti tabarakallah dan barakallah

“Tabarakallah” dan “Barakallah” adalah ungkapan yang berasal dari bahasa Arab dan sering digunakan dalam budaya Islam. Meskipun keduanya memiliki akar yang sama dan berbagi makna yang mirip, ada perbedaan dalam penggunaan dan konteks di mana keduanya digunakan.

 

Barakallah Diucapkan Ketika

“Barakallah” berasal dari kata dasar “barakah,” yang berarti berkat atau berkah. Ungkapan ini digunakan untuk mengungkapkan harapan atau doa agar berkah Allah turun atas seseorang atau suatu situasi.

Misalnya, jika seseorang berbicara kepada seseorang yang baru menikah, mereka bisa mengatakan “Barakallahufik” yang berarti “Semoga Allah memberi berkah kepadamu.”

 

Sedangkan Tabarakallah Diucapkan Saat

“Tabarakallah” juga berasal dari kata dasar yang sama, yaitu “tabarak,” yang berarti diberkahi atau dimuliakan. Namun, dalam konteks ini, “Tabarakallah” lebih menekankan pada pengagungan terhadap Allah dan keagungan-Nya.

 

Ungkapan ini sering digunakan ketika seseorang menyebutkan sesuatu yang luar biasa atau mengagumkan yang terjadi sebagai hasil dari kehendak Allah.

Misalnya, jika seseorang melihat pemandangan alam yang indah, mereka bisa mengatakan “Tabarakallah” untuk mengekspresikan kekaguman atas keindahan ciptaan Allah.

Jadi, intinya adalah “Barakallah” lebih terfokus pada memberikan doa berkah, sementara “Tabarakallah” lebih mengekspresikan pengagungan terhadap keagungan Allah dan keajaiban-Nya.

Meskipun perbedaan ini halus, penggunaan keduanya tergantung pada konteks dan situasi di mana ungkapan tersebut digunakan.

 

Tabarakallah Jazakumullah arti dan Jawabannya

“Tabarakallah jazakumullah” adalah ungkapan yang menggabungkan dua frasa umum dalam bahasa Arab yang sering digunakan dalam budaya Islam. Berikut adalah arti dan penjelasan untuk masing-masing frasa:

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, “Tabarakallah” adalah ungkapan pengagungan terhadap keagungan dan keberkahan Allah. Ini mengekspresikan pengakuan akan kebesaran Allah dan keajaiban-Nya dalam segala hal.

Ketika seseorang mengucapkan “Tabarakallah,” mereka menyatakan kagum dan takjub terhadap keindahan dan keagungan ciptaan-Nya.

Jazakumullah” adalah gabungan dari dua kata: “jaza” yang berarti memberi balasan atau membalas, dan “Allah” yang berarti Allah.

Ungkapan ini digunakan untuk mengucapkan terima kasih kepada seseorang atas suatu kebaikan atau bantuan yang telah diberikan.

Dengan mengatakan “Jazakumullah,” seseorang berterima kasih kepada orang tersebut dan juga memohon kepada Allah untuk memberikan balasan yang baik atas perbuatan baik tersebut.

Jadi, ketika seseorang mengatakan “Tabarakallah jazakumullah,” mereka menggabungkan ekspresi pengagungan terhadap Allah dengan ucapan terima kasih kepada seseorang yang telah memberikan kebaikan atau bantuan.

Ini adalah cara untuk menghormati Allah dan mengapresiasi bantuan yang telah diberikan oleh individu tersebut.

 

Jawaban Tabarakallah Jazakumullah

Ketika seseorang mengucapkan “Tabarakallah jazakumullah” kepada Anda, Anda dapat merespons dengan beberapa pilihan jawaban yang sopan dan sesuai dengan konteks. Berikut adalah beberapa contoh jawaban yang mungkin Anda gunakan:

Wa iyyakum (وإياكم)

Ini adalah jawaban yang umum digunakan dalam budaya Islam dan Arab untuk merespons ucapan terima kasih. Ini secara kasar berarti “Dan kepada Anda juga,” menunjukkan bahwa Anda juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Barakallahu fiyk (بارك الله فيك)

Ini adalah ungkapan yang mirip dengan “Tabarakallah,” tetapi digunakan untuk merespons ucapan terima kasih. Ini berarti “Semoga Allah memberi berkah kepadamu” dan mengindikasikan bahwa Anda menghargai ucapan dan tindakan positif orang tersebut.

 Afwan (عفوًا)

Ini berarti “Maafkan” atau “Tidak masalah.” Ini dapat digunakan sebagai jawaban untuk menunjukkan bahwa Anda merasa senang untuk membantu atau memberikan dukungan, dan Anda tidak memerlukan ucapan terima kasih.

 

Kembali / Kadzalik (كذلك)

Ini adalah jawaban sederhana yang menunjukkan bahwa Anda juga menghargai penghargaan mereka dan mengucapkan terima kasih atas tindakan yang mereka hargai.

 

Wa antum fa jazakumullah khayran (وأنتم فجزاكم الله خيراً)

Ini adalah jawaban yang lebih panjang dan berarti “Dan kepada Anda juga, semoga Allah memberi balasan yang lebih baik.” Ini menunjukkan rasa terima kasih Anda dan doa untuk balasan yang baik bagi mereka.

Pilihlah jawaban yang paling sesuai dengan situasi dan tingkat kedekatan Anda dengan orang yang mengucapkan “Tabarakallah jazakumullah.” Penting untuk menghormati budaya dan etiket sosial yang berlaku dalam komunitas Anda.

 

Cara Menulis Masyaallah Tabarakallah yang Benar

Ungkapan “Masyaallah Tabarakallah” ditulis dalam dua bagian terpisah dan menggunakan huruf Arab. “Masyaallah Tabarakallah” adalah ungkapan yang sering digunakan dalam budaya Islam untuk mengungkapkan kagum dan pengagungan terhadap sesuatu yang indah atau luar biasa yang terjadi. Berikut adalah cara menulisnya dengan benar:

Masyaallah (ما شاء الله): Ini adalah ungkapan yang berarti “Apa yang dikehendaki Allah” atau “Seperti yang dikehendaki Allah.” Ini digunakan untuk mengakui bahwa suatu peristiwa atau situasi adalah hasil dari kehendak Allah dan mengungkapkan rasa kagum terhadapnya.

Tabarakallah (تبارك الله): Ini adalah ungkapan yang berarti “Allah diberkahi” atau “Allah dimuliakan.” Ini digunakan untuk mengungkapkan kagum atas keberkahan dan keagungan Allah dalam situasi atau peristiwa tertentu.

Kedua ungkapan ini umumnya ditulis dalam huruf Arab, tetapi jika Anda ingin menulisnya dalam huruf Latin, Anda dapat mengikuti transliterasi yang tepat:

Masyaallah: “Masha’Allah” atau “Masha Allah”

Tabarakallah: “Tabaraka Allah” atau “Tabarak Allah”

 

Akhir Kata

Arti istilah tabarakallah dalam bahasa arab adalah “Allah Maha Diberkahi” atau “Allah Maha Mulia dalam memberikan berkah.”

Ini adalah kombinasi dari dua kata: “Tabarak” yang berarti “diberkahi” atau “ditinggikan” dan “Allah” yang adalah nama Tuhan dalam agama Islam.

Jadi, ketika seseorang mengucapkan “Tabarakallah,” mereka mengakui dan menghormati keberkahan dan kebesaran Allah.

tak kalah penting arti istilah tabarakallah dalam sehari-hari bagi umat Islam adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga Kesadaran Spiritual: Mengucapkan “Tabarakallah” secara teratur membantu umat Muslim tetap sadar akan kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari. Ini membantu menjaga koneksi spiritual dan memperdalam hubungan dengan Sang Pencipta.
  2. Menghargai Keberkahan: Dengan mengucapkan “Tabarakallah,” seseorang menyatakan rasa syukur dan menghargai keberkahan yang diberikan oleh Allah dalam setiap aspek kehidupan. Ini membantu melihat dan menghargai nilai-nilai positif di sekitar kita.
  3. Menghindari Sifat Riya’ (Pamer): Mengucapkan “Tabarakallah” dengan niat yang benar membantu seseorang menghindari sifat riya’, yaitu memamerkan kebaikan atau spiritualitas kepada orang lain. Ucapan ini hanya ditujukan kepada Allah, dan bukan untuk mendapatkan pujian dari manusia.
  4. Meningkatkan Kualitas Berbicara: Mengucapkan “Tabarakallah” adalah salah satu bentuk berbicara yang baik dan penuh kebajikan. Membiasakan diri dengan mengucapkan kata-kata baik seperti ini membantu meningkatkan kualitas komunikasi dan menghindari ucapan yang merugikan atau negatif.
  5. Menjaga Adab Berbicara: Islam mengajarkan pentingnya menjaga adab dan tata krama dalam berbicara. Mengucapkan “Tabarakallah” adalah salah satu cara untuk menjaga adab berbicara yang baik dan sopan.
  6. Mengingatkan tentang Tujuan Hidup: Ketika mengucapkan “Tabarakallah,” umat Muslim mengingatkan diri mereka sendiri tentang tujuan hidup mereka, yaitu mendekatkan diri kepada Allah dan meraih berkah-Nya.
  7. Menghindari Ucapan Buruk: Membiasakan mengucapkan “Tabarakallah” juga membantu umat Muslim menghindari mengucapkan kalimat buruk atau mengutuk, yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
  8. Menguatkan Rasa Kebersamaan dalam Keimanan: Ketika umat Muslim sering mengucapkan “Tabarakallah,” ini menciptakan rasa kebersamaan dalam keimanan. Ini adalah ungkapan yang dikenal oleh banyak umat Muslim di seluruh dunia, dan mengucapkannya membentuk ikatan spiritual yang kuat.

Dengan semua manfaat ini, mengucapkan “Tabarakallah” dapat menjadi kebiasaan yang positif dan bermanfaat dalam memperkuat dimensi spiritual dan etika umat Islam.

Leave a Comment