Arema FC akan menggelar pertandingan kandang yang sangat penting melawan Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan pekan ke-19 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Senin (2/2/2026) sore.
Ini menjadi momen krusial bagi Singo Edan untuk memulai kebangkitan di paruh kedua kompetisi.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara terbuka menyatakan rasa malu atas posisi timnya yang saat ini berada di klasemen sementara. Dengan perolehan 21 poin, Arema FC terjebak di peringkat ke-12, jauh dari harapan klub besar yang biasa bersaing di papan atas.
Baca Juga: Jadwal BRI Super League 2 Februari: Arema FC vs Persijap dan PSM Makassar vs Semen Padang – Tutup Pekan ke-19
Arema FC Manfaatkan Jeda untuk Pembenahan
Marcos Santos menyebutkan bahwa Arema FC memanfaatkan jeda kompetisi untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh, terutama dalam menyatukan tim usai kedatangan beberapa pemain baru. Pelatih asal Brasil ini percaya bahwa waktu persiapan yang lebih panjang memberikan dampak positif bagi adaptasi skuad.
Ia berharap kehadiran Joel, Gabi, dan França dapat membawa nuansa baru bagi permainan Arema FC. Menurutnya, sesi latihan yang lebih intens akan menjadi modal penting dalam menatap paruh kedua musim dengan performa yang lebih baik dibandingkan putaran pertama.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Pinjamkan Gustavo Franca ke Arema FC
Santos menegaskan bahwa target tim adalah meningkatkan konsistensi permainan dan meraih hasil maksimal di setiap laga kandang, mulai dari pertandingan melawan Persijap Jepara.
Arema FC juga diperkuat oleh dua pemain lokal berpengalaman, Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata. Santos percaya bahwa kedua pemain tersebut dapat menambah kualitas dan karakter yang diperlukan untuk memperdalam skuad.
Ia membuka peluang bagi Rio Fahmi dan Hansamu untuk langsung dimainkan, tergantung pada kondisi kebugaran dan kebutuhan taktik tim. Kehadiran pemain berpengalaman dinilai krusial untuk menjaga stabilitas permainan, terutama dalam situasi klasemen yang menantang.
Menurut Santos, kombinasi pemain lama dan baru merupakan fondasi yang ingin ia bangun untuk membuat Arema FC tampil lebih solid di paruh kedua musim.
Baca Juga: Arema FC Resmi Rekrut Rio Fahmi dan Hansamu Yama dari Persija Jakarta
Marcos Santos Akui Rasa Malu dengan Posisi Klasemen
Marcos Santos tidak menutupi rasa kekecewaannya terhadap posisi Arema FC saat ini. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan tim di papan tengah tidak mencerminkan kerja keras dan semangat juang para pemain selama ini.
Santos menegaskan bahwa rasa malu tersebut justru menjadi pemicu bagi dirinya dan tim untuk bangkit. Ia mengingatkan seluruh elemen tim memiliki tanggung jawab besar saat membela Arema FC dan harus membuktikan dengan penampilan yang lebih baik di lapangan.
Pelatih berusia 46 tahun ini berharap pertandingan melawan Persijap Jepara akan menjadi titik balik kebangkitan Singo Edan di putaran kedua Super League 2025/2026.
Persijap Jepara Datang dengan Semangat Tinggi
Sementara itu, Persijap Jepara datang ke Malang dengan motivasi yang tinggi meskipun masih berada di zona degradasi. Tim yang dijuluki Laskar Kalinyamat ini saat ini menempati peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.
Persijap menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah meraih kemenangan atas PSM Makassar di laga sebelumnya, membuktikan bahwa mereka memiliki daya juang dan kualitas yang tidak bisa dipandang remeh.
Marcos Santos mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada, terlebih dengan kehadiran beberapa pemain baru yang sebelumnya bermain di Liga India yang dapat meningkatkan kekuatan tim.
Laga Kandang Sebagai Awal Misi Kebangkitan Singo Edan
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Arema FC menargetkan kemenangan sebagai awal dari misi kebangkitan di paruh kedua musim. Marcos Santos berharap dukungan Aremania dapat menjadi energi tambahan bagi tim untuk bermain agresif dan disiplin sepanjang laga.
Ia menekankan bahwa kemenangan atas Persijap bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga langkah penting untuk memulihkan kepercayaan diri tim dan memperbaiki posisi di klasemen Super League 2025/2026.
Arema FC diharapkan dapat menjawab tantangan ini serta membuktikan bahwa rasa malu yang disampaikan oleh pelatih dapat berubah menjadi kebangkitan yang nyata di lapangan.
➡️ Baca Juga: Tottenham Hotspur Secures James Wilson as Arsenals Tikung Strategy Unfolds
➡️ Baca Juga: Oppo Reno 15 Rilis di Indonesia! Ini Spesifikasi & Harga Terbaru

