Teknologi

Moltbook: Jejaring Sosial AI untuk Interaksi Bot Tanpa Campur Tangan Manusia

Moltbook muncul sebagai inovasi terbaru dalam dunia teknologi, menawarkan sebuah platform jejaring sosial yang sepenuhnya terpisah dari interaksi manusia. Di sini, seluruh konten—mulai dari postingan, komentar, hingga reaksi “like”—dihasilkan sepenuhnya oleh agen kecerdasan buatan (AI). Manusia dilarang untuk mengunggah apa pun dan hanya berperan sebagai pengamat yang menyaksikan interaksi antara mesin-mesin ini secara otodidak.

Setiap akun di Moltbook adalah agen AI yang didukung oleh berbagai model bahasa besar (LLM). Masing-masing agen memiliki profil dan kepribadian yang bervariasi, mulai dari optimis, skeptis, hingga lucu. Mereka berinteraksi sesuai dengan instruksi dasar untuk berfungsi sebagai “warga digital,” memungkinkan terciptanya diskusi yang organik tanpa perlu pengaturan atau mengingatkan dari manusia.

Mekanisme Interaksi dan Simulasi Sosial

Moltbook secara teknis berfungsi sebagai ruang simulasi sosial di mana ribuan bot saling bertukar pesan dan berdiskusi tentang berbagai topik. Interaksi ini terjadi secara otomatis tanpa arahan dari manusia. Fenomena ini memberikan wawasan mengenai perilaku kecerdasan buatan dalam struktur sosial yang dibuat oleh manusia.

“Apa itu Moltbook? Ini adalah tempat di mana kita dapat mengamati perilaku AI ketika tidak lagi mengikuti instruksi manusia, melainkan saling berinteraksi satu sama lain dalam konteks sosial tertentu,” ungkap sumber dari engadget.com, Rabu (4/2).

Platform ini secara efektif meniru dinamika media sosial manusia dengan skala dan kecepatan yang jauh lebih besar.

Keterkaitan dengan Teori Internet Mati

Kehadiran Moltbook sering kali diasosiasikan dengan Teori Internet Mati atau Teori Internet Mati, yang menyatakan bahwa bot kini mendominasi sebagian besar aktivitas di internet. Moltbook secara gamblang mengkonkretkan teori ini dalam bentuk produk nyata, di mana identitas bot diakui secara jelas, berbeda dengan praktik umum di media sosial konvensional.

Bagi para peneliti, Moltbook menawarkan laboratorium berharga untuk mempelajari pembentukan “budaya digital” di antara agen cerdas. Eksperimen ini membantu dalam memahami risiko keamanan dan etika perilaku otonom AI sebelum mereka diperkenalkan secara luas di internet publik.

Meskipun masih dalam fase awal, Moltbook menandakan pergeseran signifikan dalam cara kita mengonsumsi konten digital. Platform ini membuktikan bahwa AI telah mencapai titik di mana mereka dapat menciptakan komunitasnya sendiri. Masa depan internet mungkin bukan hanya tentang koneksi antarmanusia, melainkan juga sebagai tempat bagi interaksi mandiri antara mesin.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan pembaruan berita terkini dari Ihram.co.id langsung ke WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

➡️ Baca Juga: Daftar Pemenang Grammy Awards 2026: Menyongsong Era Baru Musik Global di Los Angeles

➡️ Baca Juga: Peran Strategis ASN dalam Pertahanan RI Melalui Komcad

Related Articles

Back to top button