Festival Budaya Islam

UntitledMengutip pendapat Ki Hajar Dewantara bahwa “kebudayaan berarti buah budi manusia sebagai hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai”. DKI Jakarta tak ubahnya sebagai Indonesia minimalis, semua masyarakat hidup beragam di ibu kota ini. Terlebih soal pelajar di DKI Jakarta, semua ras dan kebudayaan melekat dalam diri pelajar. Keberagaman kebudayaan yang dibawa sejak lahir tentu tak bisa lepas dari jiwa raganya. Kondisi tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendorong pelestarian dan penguatan kebudayaan dalam diri pelajar, siswasiswi di DKI Jakarta. Keberagaman budaya yang melatarbelakangi pelajar di DKI Jakarta layak untuk dikembangkan dan diperhatikan dengan diberi ruang-ruang “kerja” produksi Untuk menekspresikan kebudayaannya tersebut. Kebudayaan yang luhur lahir dari tanah leluhurnya sendiri sebagai hasil cipta karsa manusia dalam berbudaya. Kebudayaan Indonesia yang beragam serta akulturasi islam yang mendukung kebudayaan menjadikan program ini bertekad untuk terus melestarikan dan menciptakan generasi muda yang paham dan mengerti tentang pentingnya budaya bagi sebuah negeri, budaya bagi kemajuan sebuah negara dan budaya sebagai identitas sebuah negara. Program ini merupakan salah satu program untuk mendukung terciptanya pelajar-pelajar Indonesia sebagai generasi muda yang dapat terus berkarya, aktif dan inovatif sebagai duta budaya dan dalam diplomasi budaya baik dalam dan luar negeri.

Tujuan
Mengenalkan dan mempromosikan budaya Islam Nusantara yang moderat dan akomodatif dengan budaya lokal kepada pelajar DKI Jakarta. Memperkuat hubungan pelajar DKI Jakarta dengan budaya Islam Nusantara dan rasa cinta tanah air. Menjalin silaturrahim dan kerjasama antar pelajar di DKI Jakarta.
Bentuk Kegiatan

Raja-Kamar-159a-Aceh-Tari-Saman-Yang-Mendunia-1LOMBA TARI SAMAN Tari Saman, tarian tradisional asli Nangroe Aceh Darussalam ini popular di kalangan Siswa-siswi SMA di DKI Jakarta. Hampir setiap SMA di DKI Jakarta memiliki kelompok tari Saman yang saat ini menjadi kelompok favorit di ekstrakurukuler sekolah-sekolah SMA di Jakarta. Lomba ini diselenggarakan untuk mewadahi kreatifitas dan semangat tersebut .

Peserta : Pelajar SMA Se-DKI Jakarta, Perwakilan Ekstrakurikuler SMA
Target Peserta : 20 Tim

LOMBA FOTOGRAFI

tips-fotografi3Seni pengambilan gambar yang disebut Fotografi ini sangat digandrungi oleh pelajar-pelajar tanah air, khususnya pelajar di kota-kota besar seperti di DKI Jakarta. Fotografi ini sangat mewakili genre kelompok-kelompok kreatif di sekolah SMA di DKI Jakarta dan lomba ini sangat positif dalam memandu bakat dan minat pelajar.

Peserta : Pelajar SMA Se-DKI Jakarta, Perwakilan Ekstrakurikuler SMA
Target Peserta : 20 Orang

LOMBA MUSIK ISLAM
MarawisSeni musik yang bernafaskan Islam, seperti Hadrah, Marawis, Qasidah, Al Banjari dan Nasyid. Seni music tersebut telah lama berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Termasuk lingkungan pelajar. Lomba Musik Islam pelajar SMA DKI Jakarta ini diharapkan dapat membangkitkan semangat seni bermusik islami.

Peserta : Pelajar Se-DKI Jakarta, Perwakilan Ekstrakurikuler SMA
Target Peserta : 20 Tim