Peserta BPUN 2015 Kabupaten Probolinggo Membludak

Posted on Posted in News, Terbaru

Sebanyak 386 peserta dari sekitar 80 sekolah setingkat SMA/ SMK/ MA Negeri dan Swasta di Kabupaten Probolinggo melaksanakan Try Out akbar Seleksi Masuk Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2015. Try Out akbar ini dalam rangka seleksi peserta untuk mengikuti program tahunan PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo yang bekerjasama dengan MataAir Foundation serta Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo yakni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN). BPUN merupakan wadah untuk membimbing siswa lulusan setingkat SMA, utamanya agar lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2015.

Peminat BPUN di Kabupaten Probolinggo tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini antusiasme siswa-siswi SMA sederajat sangat tinggi hingga panitia lokal membuat kebijakan untuk membuka BPUN di dua lokasi, yakni di PP Hidayatul Islam dan PP Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Muchlis selaku Manajer Kota BPUN 2015 Kabupaten Probolinggo yang juga Ketua Cabang PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo menyebut, “Calon peserta BPUN pada tahun ini terlihat sangat antusias dan  menyambut gembira dengan diselenggarakannya BPUN di Kabupaten Probolinggo. Kami hampir kuwalahan karena membludaknya peserta, akhirnya kami membuat kebijakan untuk membuka dua lokasi BPUN di Kabupaten Probolinggo. Dari seleksi tersebut masing-masing lokasi pelaksanaan BPUN 2015 akan diambil 60 peserta kelas IPA dan 60 peserta dari kelas IPS.”

Pihaknya menjamin seleksi peserta untuk masuk BPUN Mata Air dilaksanakan secara ketat dan transparan. Nilai yang diperoleh setiap peserta Try Out akan menjadi penentu masuk atau tidaknya ke BPUN. Muchlis menjelaskan, “Seleksi sengaja dilaksanakan secara ketat untuk menjaring mereka yang potensial lolos ke SBMPTN. Sebab pada seleksi SBMPTN yang dilaksanakan pada 9 Juni mendatang diikuti oleh puluhan ribu calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang siap berkompetisi untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri tujuan.”

Muchlis juga menambahkan, Pesantren Kilat BPUN 2015 ini dilakukan selama 1 bulan penuh dari bulan Mei hingga Juni. Peserta nantinya akan di advokasi untuk bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri favorit di Indonesia dan di sahakan mendapatkan beasiswa. Kegiatan BPUN 2015 Kabupaten Probolinggo ini juga dihadiri oleh Bupati Probolinggo dan sekaligus akan memberikan asupan materi dalam kegiatan BPUN 2015.