MataAir Foundation Kumpulkan Mahasiswa Terbaik Dari 21 PTN

Posted on Posted in News, Terbaru

Bisnis.com, JAKARTA – MataAir Foundation mengumpulkan para mahasiswa alumnus program Bimbel (SANLAT/BPUN) terbaiknya dalam kegiatan Best of the Best, untuk memberikan bekal tambahan agar mereka lebih mumpuni secara akademis sekaligus tetap peduli pada lingkungannya.

Kegiatan Best of The Best diselenggarakan selama 5 hari (21-25/1/2015) di Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Best of the Best diikuti oleh 60 mahasiswa alumnus program Bimbel (SANLAT/BPUN) yang tengah menempuh kuliah semester akhir di 21 Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Kami juga menghadirkan instruktur yang expert,  dan punya jam terbang di bidang pengabdian masyarakat,” ujar  Abdurrahman S. Fauzi, Direktur Pendidikan dan Pelatihan MataAir Foundation, dalam keterangan persnya, Sabtu (24/1/2015).

DSC_0166

Instruktur itu di antaranya Robertus Robert (Birmingham University), Denni Puspa Purbasari (University of Colorado), Hasyim Asyari (University of Malaya), Agus Zainal Arifin (Hiroshima University), Adnan Anwar (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (PBNU), Gus Ahmad Nadhif (Al Azhar Cairo), Teguh D. (Tokyo University), Abdul Qodir (Bosque University), Umi Muawanah (University of Rhode Island), Slamet Tohari (Hawai University), Risfy Shihab (University of Pennsylvania), M. Syaltout (Sorbonne University) dan Mbak Alisa Wahid.

“Instruktur tersebut ditugaskan menggembleng dan memberikan motivasi kepada peserta agar mampu bekerja keras dan cerdas agar dapat berkontribusi aktif pada agama, bangsa dan negara,” kata Fauz.

Fauz mengatakan akan diarahkan untuk menjadi kader pendampingan alumni MataAir. Syarat ikut program pendampingan alumni MataAir ini tidaklah mudah, indeks prestasi  akademik (IPK)minimal (3,3) dari skala (4,0), selain pintar kompetensi akademisnya, mereka harus punya kepekaan sosial saat menjalani aktivitas di kampus, seperti leadership yang mumpuni.

“Kami harus seleksi ketat agar jebolan  program ini layak diandalkan dan siap bersaing sesuai kompetensi ilmunya di kancah global. Tentunya, multi bahasa mutlak dikuasi,” ujarnya.

Adapun ke-21 kampus peserta Best of the Best saat ini adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair) Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas 11 Maret Solo (UNS), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Selain itu, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi 10 Novemver (ITS), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Di samping itu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semrang (Unnes), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Jember (Unej), UIN Jakarta, UIN Jogjakarta, dan UTM.