Inisiasi Program Liburan yang Produktif, MataAir selenggarakan Djakarta Creative School bertajuk ASEAN Student Journalist Backpacker

Posted on Posted in News, Terbaru

MataAir melalui program Djakarta Creative School mengambil cara berbeda dalam menciptakan liburan akhir tahun yang produktif, MataAir mencoba melakukan sebuah perjalanan jurnalistik dengan kemasan ­socio-traveling-backpacker bertajuk ASEAN Student Journalist Backpacker sebagai upaya menumbuh-kembangkan kepekaan jurnalistik yang dokumentatif sebagai masterpiece perjalanan mereka di Asia Tenggara dengan destinasi pertama di Malaysia ini. Peserta diberikan beberapa tugas yang terdiri dari berbagai unsur pembelajaran yang mereka terima ketika workshop kemarin, baik fotografi, videografi, jurnalistik serta creative writing.

Hari pertama panitia bersama peserta mengawali kunjungan di Putrajaya Convention Centre, di hari pertama peserta ditugaskan mengambil objek foto berdasarkan komposisi dan teknik pengambilan fotografi. Adapun komposisi foto yang ditugaskan seputar line, pattern, texture, color, reflection dan lain lain. Hari kedua peserta melanjutkan perjalanan menuju daerah Bukit Tinggi dan Dataran Merdeka, diselingi kunjungan ke Masjid Jamek untuk menunaikan shalat dan mengambil spot foto bernada islami dan perjalanan kami berakhir di Kuala Lumpur Convention Center beserta Petronas Twin Tower yang menjadi icon negara Malaysia. Peserta terlihat antusias dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh mentor fotografi mereka masing masing, salah satu peserta dari SMA Lazuardi GIS, Faiz Zaidan Alharkan Wahid mengungkapkan bahwa ini kali pertamanya untuk menguji coba secara langsung skill fotografi yang dimilikinya setelah mengikuti workshop fotografi bersama Djakarta Creative School. “Menurutku, ini momen berharga banget, tugas tugasnya buat aku jadi tertantang untuk mendalami dunia fotografi Karena ternyata untuk menciptakan gambar atau hasil foto yang bagus ada beberapa komposisi, teknik dan tahapan yang harus dilalui.” ungkap Alhar.

Menuju destinasi berikutnya yakni Batu Cave, peserta dan panitia singgah sejenak di Istana Melawati, konon menurut informasi petugas setempat Istana Melawati merupakan istana kedua Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong selepas Istana Negara. Melawati secara harafiah bererti menara kawalan. Selain melanjutkan tugas yang diberikan, peserta diberi waktu beberapa menit untuk membuat catatan pinggiran sederhana perjalanan mereka hari ini di berbagai kunjungan destinasi, hal itu merupakan upaya panitia untuk bisa meningkatkan kepekaan dan gairah menulis bagi peserta yang pada umumnya pelajar ini.

 “Peserta harus peka menangkap informasi dari berbagai tempat yang mereka kunjungi, ini merupakan sebuah stimulus bagi peserta untuk menciptakan embrio penulis muda yang selain handal di bidang fotografi dan videografi, tapi juga mampu menangkap informasi dari setiap tempat yang dikunjungi untuk bisa membuat karya melalui tulisan. Karena sebenarnya menulis sudah merupakan bagian dari keseharian mereka, update status, memberi caption di berbagai sosial media kan juga bisa jadi bukti empiris bahwasanya sebenarnya mereka sudah terbiasa menulis walaupun mungkin hanya terbatas di sosial media mereka masing masing, tapi kalau kemampuan ini di-manage tentunya akan memberikan output skill yang berguna di masa depan mereka kelak tentunya.” ungkap Wachid Ervanto yang pada kesempatan ini menjadi mentor menulis kreatif dan jurnalistik bagi peserta Djakarta Creative School.

              Perjalanan dilanjutkan menuju Batu Caves, menurut informasi yang didapat Batu Cave merupakan bukit yang memiliki serangkaian gua dan kuil gua. Dinamakan Batu Caves karena mengambil nama batu yang mengalir melewati bukit. Batu Caves juga merupakan nama desa terdekat. Kuil di Batu Caves merupakan salah satu kuil di luar India yang paling populer, yang didedikasikan untuk Dewa Murugan. Ini menjadi titik fokus Hindu festival Thaipusam di Malaysia. Selain itu, semakin tinggi menaiki tangga, semakin cantik pemandangan yang tersaji. Ini membuat peserta terlihat energik dan bersemangat dalam menyelesaikan tugas hariannya hari ini. Perjalanan hari ini ditutup dengan menuju penginapan untuk check-in dan beristirahat sebelum evaluasi nanti malam, peserta dibimbing panitia akan menyerahkan hasil tugas mereka hari ini sebelum mereka tidur sesuai kesepakatan yang telah disepakati bersama sebelum keberangkatan menuju Malaysia.

Leave a Reply