Cita-cita Terbaik dari yang Terbaik Best of The Best Mata Air Foundation

Posted on Posted in News, Terbaru

Lampu lampion dan irama musik menjadi penanda malam terakhir dari runtutan acara Best of The Best yang diselenggarakan oleh Mata Air Foundation selama satu minggu di Wisma Omah Jawi, Kaliurang, Sleman, D.I.Yogyakarta. Acara ini  menghabiskan waktu satu minggu, cukup lama yang dimulai pada Senin 19 Januari hingga Selasa 25 Januari 2015. Keakraban selama seminggu bersama-sama antara peserta dan panitia diklimaks-an pada malam itu. Beberapa peserta saling mengakrabkan dirinya dengan berbagi cerita pengalaman, cita-cita dan impianya yang akan ditempuh di masa depan. Lampu-lampu lampion yang bertuliskan cita-cita dan harapan kuliah di luar negeri oleh peserta diterbangkan bersama-sama dengan diiringi senandung musik yang dinyanyikan beberapa peserta lainya dalam dinginya malam di lereng Merapi. Cita-cita inilah yang menjadi harapan utama kegiatan Best of The Best satu minggu ini.

Best of the Best dirasa acara perdana yang sangat istimewa dari acara-acara yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh yayasan Mata Air. Kegiatan diikuti oleh 60 peserta alumni BPUN “terbaik dari yang terbaik” yang berasal dari universitas-universitas negeri yang ada di Indonesia.  Dan semua peserta merupakan mahasiswa yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, Sainstek Medika, Sosio Humaniora, Hukum, dan Ekonomi. Banyak pemateri yang dihadirkan dengan bidang masing-masing, diantaranya Robertus Robert (Birmingham University), Denni Puspa Purbasari (University of Colorado), Hasyim Asyari (University of Malaya), Agus Zaenal Arifin (Heroshima University), Adnan Anwar (PBNU), KH. Yahya Cholil Tsaquf (PBNU), Gus Ahmad Nadzif (Al Azhar Cairo), Teguh D. (Tokyo University), Abdul Qodir (Bosque University), Umi Muawanah (University of Rhode Island), Slamet Tohari (Hawai Uniersity), Risvi Shihab (University of Phennsylvania), M. Syaltout (Sorbone University), dan Mbak Allisa Wahid.

Selain para pemateri dari kalangan professional tersebut, Nusron Wahid, Ketua Ansor Pusat Jakarta juga memberikan materi tentang tujuan diadakanya kegiatan Best of The Best ini, salah satunya adalah untuk mencari orang-orang yang mempunyai dedikasi tinggi kepada bangsa Indonesia dan NU kemudian difasilitasi untuk melanjutkan studi ke luar negeri sebagaimana organisasi sosial NU yang tetap menjadi garda depan NKRI. Hal ini juga disampaikan oleh ketua panitia, Faiz Kurniawan dalam sambutanya, “Kegiatan Best of The Best bukanlah kegiatan yang biasa-biasa saja. Kegiatan ini adalah acara bergengsi yang diikuti oleh mahasiswa alumni Sanlat dan BPUN tingkat nasional yang diseleksi dengan ketat oleh panitia sehingga mendapatkan peserta yang best of the best. Nantinya merekalah yang akan meneruskan pengabdian kepada bangsa sebagai intektual yang tetap meneruskan cita-cita bangsa Idonesia dan Nahdlatul Ulama ke depanya.”

Salah satu peserta, Mohammad Sahlan dari Universitas Gadjah Mada memberikan apresiasi baik terhadap kegiatan ini. “Saya sebagai peserta merasa sangat bahagia, sangat semangat, dan sedih setelah mengikuti acara ini. Saya merasa bahagia karna saya bisa mengikuti acara ini hingga selesai dan mendapatkan banyak jaringan baru sahabat-sahabat dari kampus-kampus besar di Indonesia. Saya merasa semangat karena dalam kegiatan ini saya bisa bertemu dengan orang-orang sukses, dosen, aktivis LSM, teknokrat, intektual dan professional lainya yang menurut saya memberikan banyak ilmu dan motivasi dari disiplin masing-masing pada saya. Dan saya merasa sedih karena acara ini hanya 60 orang yang bisa mengikuti. Andaikata lebih dari itu, banyak orang lagi yang akan bahagia dan semangat seperti saya,” tutur dia.